Anjing Pelacak Mabes Polri Diterjunkan Lacak Jenazah Depan GOR Tamiang

Anjing pelacak Unit K9 Mabes Polri
Anjing pelacak Unit K9 Mabes Polri melacak mobil-mobil yang tersapu banjir di depan GOR Tamiang. Foto: Instagram @prokopimatam

Karang Baru – Isu mayat-mayat korban banjir terperangkap dalam mobil tersapu banjir di jalanan depan GOR Tamiang kemungkinan besar hoaks. Dari pemeriksaan di lokasi tak ditemukan satupun jenazah.

Melansir keterangan di akun Instagram Humas Pemkab Aceh Tamiang @prokopimatam, Selasa, 9 Desember 2025, pengecekan dilakukan dengan melibatkan anjing pelacak Unit K9 Mabes Polri.

“Menindaklanjuti laporan masyarakat, pemantauan dan pengecekan daerah Kota Lintang dan pengecekan mobil di depan GOR menggunakan [Unit] K9 Mabes Polri dengan hasil nihil tanpa ada korban atau mayat,” tulis akun tersebut.

Baca juga: [Foto Udara] Dampak Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Sebelumnya, tim gabungan juga telah menyisir satu per satu mobil tersebut pada Minggu malam, 7 Desember 2025, dan tidak menemukan jenazah.

Informasi keberadaan mayat-mayat tersebut sebelumnya beredar di media sosial dan membuat masyarakat resah. Di dalam video juga disebut, di lokasi tercium bau bangkai.

Juru Bicara Pemkab Aceh Tamiang Agusliayana Devita mengatakan sebelumnya ia mendapatkan kiriman video masyarakat tentang banyaknya mayat dalam mobil terutama di wilayah GOR Aceh Tamiang.

Baca juga: Bareskrim Selidiki Dugaan Penebangan Liar di Hulu Sungai Tamiang

Berdasarkan kiriman video itu, kata Devi, tim Basarnas dan SAR Aceh Tamiang bergerak ke lokasi setelah mendapatkan perintah dari Kalak BPBD Aceh Tamiang Iman Suheri. Pengecekan dilakukan mulai pukul 21.00 hingga tengah malam.

“Hasilnya sampai jam setengah 12 malam tadi tim tidak menemukan mayat di dalam mobil di lokasi jalan di depan GOR dan di halaman GOR Aceh Tamiang,” ujar Devi dilansir Detik.com, Senin, 8 Desember 2025.

Berdasarkan data sementara, jumlah korban meninggal akibat banjir di Aceh Tamiang mencapai 58 orang. Sedangkan 18 orang terluka.

Sebanyak 209 kampung dalam 12 kecamatan di Tamiang terdampak bencana. Hingga Senin (8/12) jumlah pengungsi mencapai 252.623 jiwa, tersebar di 427 titik pengungsian.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy