Banda Aceh – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau Apdesi Aceh mendukung usulan Serikat Aksi Peduli Aceh (SAPA) agar gas elpiji 3 kilogram atau gas melon dialihkan pengelolaannya ke Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) di setiap desa.
“Kami sangat mendukung inisiatif SAPA ini. Sudah saatnya Pj Gubernur Aceh dan DPRA mengambil tindakan nyata dengan membuat aturan dan regulasi agar pangkalan gas elpiji dikelola langsung oleh BUMG,” ujar Ketua Apdesi Aceh Muksalmina Asgara, dalam keterangan tertulis diterima Line1.News, Kamis, 10 Oktober 2024.
Dengan begitu, kata Muksalmina, distribusi gas elpiji lebih mudah terkontrol, tepat sasaran, dan sesuai dengan harga eceran tertinggi atau HET.
Baca Juga: Gas Melon Langka dan Mahal, SAPA Desak Pj Gubernur Aceh Alihkan Distribusi ke BUMG
Muksalmina menilai inisiatif tersebut merupakan langkah yang sangat tepat untuk mengatasi masalah kelangkaan gas yang sering dikeluhkan masyarakat berbagai daerah di Aceh. “Selama ini permainan dalam distribusi gas elpiji sangat merugikan masyarakat. Banyak ditemukan kelangkaan dan harga yang tidak sesuai dengan ketentuan, terutama pada momen-momen tertentu seperti peringatan Maulid Nabi,” ungkapnya.
Kondisi tersebut, kata Muksalmina, menyebabkan masyarakat kesulitan mendapatkan gas elpiji dan terpaksa membelinya dengan harga yang jauh lebih mahal. “Jika pangkalan gas elpiji dikelola oleh desa melalui BUMG, saya yakin masalah kelangkaan gas dapat teratasi dan masyarakat tidak lagi kecewa karena stok habis dalam waktu singkat. Pengalihan ini akan memastikan distribusi gas lebih merata, serta menambah Pendapatan Asli Gampong,” tegasnya.
Baca Juga: Ingat! Mulai 1 Juni Beli Gas Melon 3 Kilogram Wajib Bawa KTP
Muksalimina menambahkan, distribusi gas melalui BUMG akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam pengawasan dan penyaluran subsidi yang lebih akurat. “Dengan sistem ini, desa dapat lebih mengontrol penyaluran gas subsidi sehingga tepat sasaran dan tidak terjadi penyelewengan,” ujarnya.
Dia berharap Penjabat Gubernur Aceh segera mengambil langkah konkret dan mengalihkan distribusi gas elpiji ke BUMG demi kepentingan masyarakat. “Saatnya Aceh punya sistem distribusi gas yang lebih adil dan transparan, serta menyejahterakan masyarakat desa. Semoga ini menjadi awal dari perubahan besar dalam pengelolaan sumber daya di Aceh.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy