2.400 Tabung Elpiji 3 Kg Akhirnya Disalurkan ke Kecamatan Pegasing

Warga Pegasing mengantre gas
Warga mengantre gas yang disalurkan di Kantor Camat Pegasing, Aceh Tengah, Sabtu, 27 Desember 2025. Foto: Line1.News/Erwin Sar

Takengon — Pasokan gas subsidi tiga kilogram akhirnya tiba di Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, pada Sabtu, 27 Desember 2025.

Kedatangan gas melon tersebut disambut antusias para warga, terutama ibu rumah tangga, setelah sebelumnya terjadi penolakan penyaluran akibat jumlah tabung tidak sebanding dengan jumlah masyarakat yang mengantre.

Hari ini, 2.400 tabung elpiji tiga kilogram disalurkan dan dinilai mencukupi kebutuhan masyarakat di 31 desa dalam kecamatan tersebut.

Ibu-ibu bersorak gembira saat mengantre di halaman Kantor Camat Pegasing.

“Papa, mama sudah tidak sengkat (mata perih terkena asap) lagi, mama sudah antre dan dapat gas,” ujar seorang warga.

Antrean gas di Pegasing
Antrean warga membeli gas hingga ke jalan depan kantor Camat Pegasing, Sabtu, 27 Desember 2025. Foto: Line1.News/Erwin Sar

Warga lainnya, Septia, mengaku bersyukur dengan adanya penyaluran gas LPG tersebut. Selama kelangkaan gas pascabencana, Septia terpaksa memasak menggunakan kayu bakar. Kondisi ini cukup merepotkannya karena harus mengurus anak kembarnya yang masih berusia satu tahun.

Baca juga: Teriakan ‘Bawa Pulang’ Bergema di Kantor Camat Pegasing, Distribusi Gas Melon Batal Dilakukan

“Pascabencana, gas sulit didapatkan. Kalaupun ada, harganya mahal dan tidak terjangkau. Dengan adanya penyaluran gas ini, saya sangat bersyukur,” kata Septia kepada Line1.News.

Pantauan di lapangan, gas LPG tiga kilogram dijual sesuai harga eceran yakni Rp23 ribu per tabung. Petugas mewajibkan masyarakat membawa kartu keluarga sebagai syarat pembelian guna memastikan distribusi tepat sasaran.

Untuk mengantisipasi kepadatan, petugas juga melakukan rekayasa lalu lintas karena ruas jalan di sekitar Kantor Camat Pegasing dipadati warga yang mengantre.

Penyaluran gas mendapat pendampingan dari pegawai kecamatan dan aparatur desa, serta pengamanan ketat dari unsur TNI dan Polri guna menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy