Takengon – Polres Aceh Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Seulawah 2026 di Lapangan Apel Polres Aceh Tengah, Kamis sore,12 Maret 2026.
Apel tersebut dipimpin Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan, didampingi Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq, sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 15.30 waktu Aceh itu dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Aceh Nomor STR/38/III/OPS.1.1./2026 tanggal 27 Februari 2026 tentang Pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026.
Apel dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pejabat instansi terkait. Di antaranya, Ketua Pengadilan Negeri Takengon, Wakil Ketua DPRK Aceh Tengah Susilawati, Wakapolres, Kasdim 0106, Kasatpol PP Aceh Tengah, perwakilan Denpom IM-5, serta Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Aceh Tengah. Turut hadir pula para pejabat utama Polres Aceh Tengah.
Peserta apel terdiri dari berbagai unsur antara lain personel Subdenpom, TNI, Brimob, Satsamapta, Polsek jajaran, Satlantas, staf Polres, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Satintelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, Basarnas, serta Senkom.
Wabup Aceh Tengah membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Bahwa apel gelar pasukan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri.
Kapolri menegaskan Polri bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan melaksanakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan di seluruh Indonesia.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhammad Taufiq menegaskan kesiapan jajarannya dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 guna menjamin keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Aceh Tengah.
Dia mengatakan pihaknya juga mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, terutama di jalur Takengon–Bireuen, Takengon–Aceh Timur, serta kawasan wisata Danau Lut Tawar yang diperkirakan mengalami lonjakan kunjungan selama libur lebaran.
“Untuk itu, personel akan ditempatkan di sejumlah titik rawan kemacetan, kecelakaan lalu lintas, dan potensi gangguan kamtibmas,” ujar AKBP Taufiq.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy