BI Lhokseumawe Siapkan ULE Rp2,3 Triliun Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

Peluncuran Serambi 2026
BI Lhokseumawe meluncurkan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (Serambi), Jumat, 20 Februari 2026. Foto: Humas BI Lhokseumawe

Lhokseumawe – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Lhokseumawe menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) senilai Rp2,3 triliun untuk memenenuhi kebutuhan uang rupiah selama Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurut Kepala BI Lhokseumawe Prabu Dewanto, jumlah ULE tersebut meningkat 4,5 persen dari tahun sebelumnya.

BI Lhokseumawe telah meluncurkan program Serambi pada 20 Februari hingga 12 Maret 2026 untuk memperluas akses layanan penukaran uang baru.

Selama periode tersebut, kata Prabu, KPwBI Lhokseumawe bersama delapan perbankan menyediakan 56 loket penukaran uang, 14 masjid dan pusat keramaian yang tersebar di 10 kota kabupaten.

Adapun batas maksimal penukaran uang baru, tambah dia, Rp5,3 juta per orang, atau naik 23 persen dari paket tahun 2025.

Layanan penukaran uang rupiah hanya bisa dilakukan melalui aplikasi Pintar.

“Penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepastian layanan dan mengurangi antrean atau kepadatan di lokasi penukaran untuk kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Sabtu, 21 Februari 2026.

Baca juga: Penuhi Kebutuhan Ramadan dan Idulfitri, BI Aceh Siapkan Uang Rp4 Triliun

Selain itu, kata Prabu, Pintar juga mendukung distribusi uang rupiah lebih merata, efisien, dan langsung kepada masyarakat. Masyarakat dapat mengakses aplikasi itu untuk melakukan pemesanan sesuai jadwal dan tempat yang tersedia.

Melalui Serambi 2026, tambah Prabu, juga dihadirkan inovasi layanan kas Sinergi Penukaran Uang Tunai dan Nontunai.

“Yang mengedepankan pemanfaatan kanal pembayaran digital, guna mempercepat proses penukaran sekaligus mendorong literasi digital dan adopsi sistem pembayaran nontunai di masyarakat,” ungkapnya.

Pembayaran digital tersebut, kata Prabu, dilakukan bersama Bank Aceh Syariah dan Bank Syariah Indonesia, “dalam penyediaan kanal pembayaran nontunai, antara lain QRIS, EDC, dan transfer rekening.”

Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe A Haris mengapresiasi usaha BI menyiapkan uang rupiah di bulan Ramadan. Berbagi dengan uang baru, kata dia, masih menjadi budaya yang melekat di Kota Lhokseumawe dan sekitarnya.

“Kami berharap kegiatan Bank Indonesia ini dapat menambah kebahagiaan masyarakat dalam menghadapi Idulfitri tahun ini.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy