Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh mengimbau pemudik memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala sebelum berangkat.
“BMKG mengimbau kepada pemudik untuk selalu memeriksa prakiraan cuaca sebelum berangkat agar perjalanan lebih aman dan nyaman,” kata Forecaster (Prakirawan) BMKG on Duty, Betsi, kepada Line1.News, Sabtu, 22 Maret 2025.
Betsi menjelaskan informasi cuaca sangat penting diperhatikan untuk menghindari cuaca ekstrem saat masyarakat mudik ke kampung halamannya.
“Terus pantau info cuaca di aplikasi Info BMKG untuk memperoleh perkembangan informasi cuaca ter-update,” ujar Betsi.
Sementara itu, BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I SIM, mengeluarkan pringatan dini cuaca di Aceh mulai 22 sampai 24 Maret 2025.
Berdasarkan prakiraan BMKG, terpantau adanya Gelombang Rossby Ekuatorial, belokan angin (shearline), dan konvergensi di wilayah Aceh.
Selain itu, kondisi anomali suhu muka laut yang hangat di perairan Timur Aceh dapat meningkatkan potensi penguapan atau penambahan massa uap air.
“Beberapa kondisi tersebut dapat berpotensi terhadap pertumbuhan awan hujan di wilayah Aceh,” jelas Betsi.
BMKG mengimbau masyarakat agar waspada bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan lainnya, akibat hujan lebat yang terus menerus maupun dengan durasi lama.
“Jika melihat awan tebal hitam dan hujan mulai rintik-rintik di daerah pegunungan, maka masyarakat disarankan untuk meninggalkan daerah lerengan serta wilayah aliran sungai,” ucapnya.[]
Reporter: Fakhrurrazi


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy