Pilkada Aceh Tengah 2024

Buka Debat Pertama, Ini Harapan Ketua KIP Aceh Tengah Hingga Pimpin Doa

Maharadi Ketua KIP Aceh Tengah
Ketua KIP Aceh Tengah Maharadi menyampailan sambutan saat membuka debat publik pertama pemilihan bupati-wakil bupati di Parkside Petro Gayo Hotel Takengon, Selasa, 12 November 2024. Foto: Tangkapan layar Youtube KIP Aceh Tengah

Takengon – Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Tengah, Maharadi membuka debat publik pertama pemilihan bupati-wakil bupati di Ballroom Parkside Petro Gayo Hotel Takengon, Selasa pagi, 12 November 2024.

“Kami berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan para pasangan calon bupati dan wakil bupati Aceh Tengah untuk menyampaikan gagasan, visi, misi, dan programnya untuk meyakinkan pemilih di Kabupaten Aceh Tengah sebanyak 152.259 agar melanjutkan pilihannya kepada salah satu pasangan calon,” kata Maharadi.

Maharadi mengajak masyarakat Aceh Tengah untuk menyimak debat publik ini secara seksama agar mendapatkan referensi, lalu mempertimbangkan, sehingga diberikan kemantapan dalam menentukan pilihan pada 27 November 2024.

Baca juga: [LIVE STREAMING] Debat Publik Pertama Pilkada Aceh Tengah di Parkside Petro Gayo Hotel

Dia kemudian mengajak semua yang hadir di acara debat tersebut untuk berdoa beberapa detik. “Demi lancarnya pelaksanaan debat pasangan calon bupati dan wakil bupati Aceh Tengah tahun 2024 dan suskesnya pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Aceh Tengah, kami mengajak hadirin untuk menundukkan kepala sejenak seraya berdoa kepada Allah SWT,” ucap Maharadi.

Maharadi menutup pidatonya dengan membaca pantun dalam bahasa Gayo yang disambut dengan tepuk tangan hadirin.

Debat tersebut diikuti lima paslon bupati-wabup Aceh Tengah. Yaitu, pasangan nomor urut 1 Bardan Sahidi-Karimansyah; pasangan nomor urut 2 Irmansyah-Azza Afri Saufa; pasangan nomor urut 3 Shabela Abubakar-Eka Saputra; pasangan nomor urut 4 Alaidin Abu Abbas-Anda Suhada; dan pasangan nomor urut 5 Haili Yoga-Muchsin Hasan.

Lihat pula: Tarian Sining Awali Debat Pilkada Aceh Tengah

Adapun tema debat pertama ini tentang tata kelola pemerintahan yang bersih, pelayanan dasar berkualitas, serta optimalisasi sumber daya daerah sebagai stimulus pertumbuhan ekonomi. Sedangkan subtema tentang peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar pemerintah daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi hijau dan berkelanjutan.

Pertanyaan-pertanyaan terkait tema dan subtema telah disusun para panelis yang ditetapkan KIP Aceh Tengah. Yakni, Sofyan M. Saleh (Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala/USK), Akhiruddin Mahjuddin (Ditrektur PT Aceh Jurnal Nasional), Yusya Abubakar (Dosen/Peneliti Fakultas Pertanian USK), Irwan Putra (Dosen Keguruan dan Ilmu Pendidikan USK), Salman Yoga (Budayawan Gayo), Mohd. Din (Guru Besar USK), dan Teuku Kemal Fasya (Dosen Antropologi FISIP Universitas Malikussaleh).[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy