Rabu Malam, KIP Pidie Gelar Debat Kandidat Bupati-Wakil Bupati di Gedung PCC

debat kandidat pidie
Debat kandidat calon bupati-wakil bupati Pidie. Foto: Facebook KIP Pidie

Sigli – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie menggelar debat kandidat calon bupati-wakil bupati pada Rabu malam, 13 November 2024. Debat ini akan berlangsung di Gedung Pidie Convention Center (PCC), Jalan Lingkar Blangpaseh, Sigli, dimulai pukul 20.00 waktu Aceh.

Dikutip dari laman Facebook KIP Pidie, Selasa, 12 November 2024, debat tersebut disiarkan langsung oleh Aceh TV. Selain itu, masyarakat juga bisa menyaksikan live streaming-nya di kanal YouTube KIP Pidie.

Debat kandidat diikuti empat pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati yakni Amiruddin-Anwar, Sarjani Abdullah-Al Zaizi, Jamaluddin Abdullah-Sayuti, dan Zakaria A Gani-Imran.

Baca Juga: Telisik Harta Kekayaan 4 Calon Bupati Pidie, Siapa Paling Tajir?

Amiruddin-Anwar diusul NasDem dan PAN. Paslon nomor urut 1 ini mengusung visi terwujudnya Pidie yang maju dan masyarakat sejahtera berlandaskan syariat Islam.

Sementara paslon nomor urut 2, Sarjani-Alzaizi, diusul Gerindra, Golkar, dan Partai Aceh. Keduanya mengusung visi terwujudnya Pidie yang islami, adil, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Jamaluddin Abdullah-Sayuti, paslon nomor urut 3 menjadi satu-satunya kandidat yang maju lewat jalur perseorangan. Keduanya membawa visi Pidie islami, mandiri menuju masyarakat maju dan sejahtera yang berakhlakul karimah.

Sedangkan paslon nomor urut 4, Zakaria A Gani-Imran, diusul PKB, PKS, Demokrat, dan PAS Aceh. Mereka membawa visi terwujudnya Pidie sebagai kabupaten beriman, islami, berakhlakul karimah, maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Menurut Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KIP Pidie, Edi Kurniawan, debat hanya digelar satu kali saja. “Kami ambil kebijakan satu kali saja, karena anggaran tidak memadai,” ujar Edi dilansir dari habaaceh.id.

Baca Juga: Empat Pasangan Calon Resmi Bertarung di Pilkada Pidie 2024

Untuk materi debat, kata Edi, disusun tim perumus dan panelis dari akademisi Universitas Negeri Syiah Kuala (USK) dan Universitas Islam Negeri Ar Raniry (UINAR) Banda Aceh. Adapun panelis dari USK antara lain, Amri, Muhammad Insya Ansari, dan Nazaruddin Alibasyah. Sedangkan dari UINAR, Hidayat dan Muhammad Syuib.

Terkait topik debat, ada tiga tema utama yang diangkat, yakni mewujudkan tata kelola pemerintah Pidie yang transparan, akuntabel dan berdaya saing global; meningkatkan pembangunan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat; serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi, pendapatan masyarakat dan menciptakan peluang pekerjaan. Ketiga tema ini, sebut Edi, dijabarkan dalam beberapa subtema dengan ruang lingkup masing-masing.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy