Momen Haru Jelang Idulfitri: Bupati Aceh Barat Jenguk ‘Ngoh Baka’ yang Sedang Sakit

Bupati Aceh Barat Tarmizi jenguk Ngoh Baka mantan kombatan GAM sakit di Arongan Lambalek
Bupati Aceh Barat, Tarmizi, S.P., M.M., saat menjenguk Abu Bakar (Ngoh Baka), mantan kombatan GAM yang sedang terbaring sakit di kediamannya, Arongan Lambalek, Jumat malam (20/3/2026). Kunjungan ini menjadi simbol kepedulian kemanusiaan di malam takbiran. Foto: Istimewa

Meulaboh– Di saat gema takbir mulai bersahut-sahutan menyambut Idulfitri 1447 H, sebuah momen menyentuh terjadi di Kecamatan Arongan Lambalek. Bupati Aceh Barat, Tarmizi, memilih meluangkan waktu untuk melakukan kunjungan kemanusiaan ke kediaman Abu Bakar akrab disapa Ngoh Baka, Jumat, 20 Maret 2026.

Ngoh Baka bukan sosok asing. Ia adalah mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang turut mengawal proses perdamaian MoU Helsinki. Namun kini, sosok tangguh itu harus terbaring lemah di tempat tidur akibat penyakit jantung kronis yang dideritanya sejak lama.

Kepedulian yang Tak Pernah Putus

Bagi Bupati Tarmizi, Ngoh Baka adalah sahabat sekaligus saudara sewilayah. Hubungan keduanya ternyata sudah terjalin lama sejak Tarmizi masih menjabat di DPRA.

“Saat saya di DPRA, saya sering membantu beliau untuk berobat. Beliau ada riwayat penyakit jantung dan sudah beberapa kali pasang ring,” kenang Tarmizi dengan nada empati saat melihat kondisi sahabatnya tersebut.

Kehadiran orang nomor satu di Aceh Barat ini bukan sekadar formalitas pejabat. Tarmizi datang membawa semangat dan doa, menyadari bahwa malam takbiran bisa menjadi waktu yang sangat melankolis bagi mereka yang sedang diuji dengan rasa sakit.

Pesan Kebangkitan di Malam Takbir

Dalam kunjungan tersebut, Tarmizi juga menyerahkan santunan untuk membantu meringankan beban keluarga. Baginya, merawat ingatan terhadap mereka yang pernah berjuang untuk Aceh adalah bagian dari tanggung jawab moral.

“Saya datang hari ini untuk menyemangati beliau, karena malam takbiran adalah malam yang sangat sedih bagi orang yang sedang sakit,” ungkap Tarmizi, dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa Idulfitri adalah momentum untuk saling menguatkan, memberi pengampunan, dan menebar kasih sayang. Kunjungan ini pun menjadi simbol bahwa perdamaian Aceh harus terus dirawat dengan tindakan nyata, memastikan para mantan kombatan tetap mendapat perhatian pemerintah.

Ajakan Doa Bersama

Di akhir kunjungannya, Tarmizi mengajak seluruh lapisan masyarakat Aceh Barat untuk menyelipkan doa bagi kesembuhan Ngoh Baka di sela-sela lantunan takbir malam ini.

“Mari kita doakan agar beliau segera pulih dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga dalam kondisi sehat walafiat,” pungkasnya.

Langkah Bupati ini pun mendapat apresiasi dari keluarga dan warga sekitar, sebagai cermin kepemimpinan yang merakyat dan tak melupakan sejarah perjuangan daerah.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy