Dampak Banjir Sumatra hingga 5 Desember 2025: Korban Meninggal di Aceh 325 Orang

Dusun Sarah Raja9
Foto udara kondisi Dusun Sarah Raja di Gampong Lubok Pusaka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, Kamis, 4 Desember 2025. Foto: Penrem Lilawangsa

Lhokseumawe – Hingga Jumat, 5 Desember 2025, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor Sumatra bertambah menjadi 836 orang. Data BNPB dua hari sebelumnya, jumlah korban meninggal 770 orang.

Dilihat di Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor BNPB pukul 11.20 WIB, di Aceh 325 orang meninggal dunia, 170 hilang, dan 1,9 ribu terluka.

Di Sumatra Utara 312 orang meninggal dunia, 163 hilang, dan 651 terluka.

Di Sumatra Barat 200 orang meninggal dunia, 212 hilang, dan 111 terluka.

Dengan demikian, jumlah korban hilang tiga provinsi ini 509 jiwa, dan yang terluka 2,7 ribu jiwa.

Bencana merusak 535 fasilitas umum di tiga provinsi, lalu 185 rumah ibadah, 25 fasilitas kesehatan, 115 gedung/kantor, 295 jembatan, dan 326 fasilitas pendidikan.

Baca juga: BNPB Koreksi Data Korban Banjir Sumatra: Aceh 277 Orang Meninggal, 193 Hilang

Terdapat 10,5 ribu rumah di 51 kabupaten terdampak.

Sementara di Aceh, bencana merusak 5,2 ribu rumah di 18 kabupaten terdampak.

Selain itu, 204 jembatan, 99 gedung/kantor, 75 sekolah, dan 48 rumah ibadah juga rusak. Sedangkan fasilitas kesehatan nol.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah Mustafa Kamal menyebutkan ada 3 Puskesmas, 33 Polindes, dan 3 Pustu yang terdampak bencana di kabupaten tersebut.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy