Aceh Timur – Masyarakat korban banjir bandang di Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur, kini menghadapi persoalan jalan berdebu bekas lumpur.
Jalanan berdebu, selain membahayakan pengguna jalan, juga sering memicu berbagai penyakit pernapasan dan iritasi, terutama Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), alergi, bronkitis kronis, dan pneumokoniosis.
Hal tersebut dibenarkan dokter Nellyssayanti, Koordinator Tim Medis KPA Simpang Keuramat, Aceh Utara, yang menggelar pengobatan massal di tiga titik pengungsian korban banjir di Kecamatan Pante Bidari pada Jumat, 30 Januari 2026.
Pengobatan gratis itu bermula di Dusun Peulalu, Gampong Blang Seunong bakda salat Jumat. Lalu, di Dusun Pateng hingga Dusun Bahagia, Gampong Pante Labu pada Jumat tengah malam.
“Dalam kegiatan pengobatan di tiga titik pengungsian tersebut, kasus yang banyak kita temukan batuk, pilek, ISPA, dan gatal-gatal pada semua kalangan. Sementara pada lansia kerap kita temui menderita rematik,” ujar dokter Nelly, dalam keterangan dikirim Tim Laskar Pemuda Aceh kepada Line1.News, Sabtu malam (31/1).
Baca juga: Siswa Naik Perahu, ‘Siploh Jaroe Ateuh Ulee Beubagah Pemerintah Tangani’
Trauma Healing
Kegiatan pemulihan psikoligis untuk menyembuhkan luka batin, ketakutan dan dampak traumatis akibat bencana juga dilakukan tim Laskar Pemuda Aceh terhadap anak usia sekolah dasar di kamp pengungsian korban banjir itu.
“Dengan bermain, berbicara santai dan sejajar mata, serta mengizinkan anak mengekspresikan ketakutan mereka tanpa menghakimi adalah cara sederhana kami untuk mengembalikan kondisi emosional agar anak kembali tetap ceria,” ujar Hendra Fauzi, Tim Laskar Pemuda Aceh.
Selain pengobatan gratis dan penyembuhan psikologis atau trauma healing, Pang Maklan selaku penanggung jawab tim tersebut juga menyerahkan sejumlah bantuan sandang dan pangan untuk 56 kepala keluarga di Dusun Peulalu, Jumat sore (30/1).
“Mengingat keterbatasan stok yang kita miliki, ditambah sulitnya akses menuju ke sini, maka untuk sembako kita serahkan di sini [Dusun Peulalu]. Lagi pula sangat jarang bantuan yang masuk kemari,” ungkap Pang Maklan.
Kepala Dusun Peulalu mengucapkan terima kasih kepada Tim Medis KPA Simpang Keuramat dan Laskar Pemuda Aceh, yang telah membantu korban banjir di dusun itu.
“Terima kasih telah mengunjungi kami yang mengalami musibah banjir. Kami sangat senang hari ini,” ucap Kadus Peulalu yang kemudian menyalami dan memeluk Pang Maklan.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy