Banda Aceh – Dinas Pendidikan Aceh memastikan penggantian ijazah dan transkrip nilai bagi korban bencana tidak dipungut biaya alias gratis. Kebijakan ini sudah termasuk biaya materai yang disediakan Cabang Dinas Pendidikan masing-masing wilayah terdampak bencana.
“Dinas Pendidikan Aceh memastikan layanan penggantian ijazah dan transkrip nilai jenjang SMA, SMK, dan SLB bagi korban bencana banjir bandang di seluruh Aceh gratis tanpa biaya apa pun,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, dalam keterangannya, Jumat, 23 Januari 2026.
Murthalamuddin mengatakan kebijakan ini ditujukan untuk membantu masyarakat yang kehilangan dokumen pendidikan akibat banjir bandang dan tanah longsor.
“Korban cukup mendaftarkan permohonan penggantian ke sekolah asal, dengan membawa dokumen pendukung yang masih memungkinkan,” kata Murthala.
Berkas permohonan diserahkan melalui kepala sekolah untuk mendapatkan tanda terima. Selajutnya, kepala sekolah akan mengusulkan ke Cabang Dinas Pendidikan (Cabdin) serta diteruskan ke Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh untuk diproses.
Murthala menyebut masyarakat tidak perlu datang langsung ke Banda Aceh, karena seluruh proses dapat diselesaikan melalui sekolah dan Cabdin setempat. Selain itu, biaya materai sepenuhnya ditanggung Disdik Aceh, sehingga layanan ini benar-benar gratis.
Dia menyebut langkah ini bagian dari peran Disdik Aceh dalam membantu para korban bencana, khususnya mereka yang kehilangan dokumen penting pendidikan.
“Dengan kebijakan ini, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir dan dapat segera mengurus kembali dokumen ijazah atau transkrip nilai yang hilang akibat bencana,” ucapnya.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy