Dua Dosen Unimal Terbitkan Buku ‘Ilmu Politik: Teori dan Aplikasinya’

Penyerahan buku
Dosen Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Malikussaleh, Teuku Muzaffarsyah (Kaprodi Ilmu Politik) dan Zulhilmi (Dosen Ilmu Politik), menyerahkan buku karya tulis mereka yang berjudul Ilmu Politik: Teori dan Aplikasinya kepada Dekan Fisipol, Teuku Zulkarnaen PhD, di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Senin (28/4/2025). Foto: Humas Unimal

Lhokseumawe – Dua Dosen Ilmu Politik Universitas Malikussaleh, Teuku Muzaffarsyah dan Zulhilmi, menerbitkan buku berjudul ‘Ilmu Politik: Teori dan Aplikasinya’.

Buku yang diterbitkan Rajawali Press Depok itu hasil olahan dari pengalaman pembelajaran di ruang kuliah, diskusi akademik, dan proses pengembangan narasi tentang politik dari sudut pandang praktis dan keilmuan.

Buku itu disebut menawarkan batasan empirik dan rasionalis dalam memahami politik, sekaligus mengkaji etika politik secara mendalam.

Kata pengantar buku dituliskan sejarawan terkemuka Profesor Taufik Abdullah. Taufik menyebutkan karya dua ilmuwan muda ini layak diapresiasi sebagai salah satu buku ilmu politik paling lengkap yang pernah ditulis akademisi Indonesia.

Selama ini, kata Taufik, sebagian besar buku ilmu politik di Indonesia lebih banyak membahas dinamika politik di dunia Barat atau sekadar menggambarkan sejarah dan struktur politik nasional.

Namun, kata Taufik, buku karya dua dosen Unimal itu hadir dengan pendekatan berbeda. Tidak hanya berteori tentang ilmu politik tetapi juga menganalisis berbagai peristiwa historis melalui disiplin ilmu tersebut.

“Maka jangan heran kalau buku ini menjadi contoh penting bagaimana percikan kesejarahan dianalisis menggunakan pendekatan ilmu politik. Ilmu politik tidak sekadar tampil sebagai cabang ilmu sosial, tetapi juga sebagai metode akademis untuk memahami dinamika kekuasaan dalam kehidupan bermasyarakat,” tulis Ketua Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) periode 2000–2002 itu.

Rektor Unimal Profesor Herman Fithra dalam kata sambutan di buku tersebut, mengapresiasi lahirnya karya itu sebagai sebuah “terobosan intelektual” di lingkungan kampus.

Menurutnya, kehadiran buku itu menegaskan bahwa aktivitas riset dan refleksi ilmiah terus tumbuh di tengah kesibukan mengajar dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Buku ajar, buku referensi, maupun buku bacaan hasil riset adalah bagian dari upaya mendorong pergeseran dari paradigma kerja ke paradigma nalar, yang membawa lompatan konstruksi pengetahuan dalam peradaban manusia,” tulis Herman.

Dampak dari penerbitan buku ini, kata dia, tidak akan langsung terasa, sebab seluruh proses ilmiah membutuhkan waktu untuk berdialog dengan realitas dan pihak lain.

“Seperti kata Immanuel Kant, ‘Waktu adalah ratu dari seluruh pengetahuan. Jika kita mengambilnya dengan penuh kemauan, kita akan mendapatkan kehormatan darinya.”

Dekan Fakultas Ilmu Sosial Politik Unimal Teuku Zulkarnaen dalam sambutannya menilai buku itu akan menjadi bagian penting dalam memperkaya wacana akademik di lingkungan fakultas.

“Hadirnya buku ini memperkuat kajian ilmu politik sebagai salah satu disiplin sosial tertua yang terus berkembang di Fisipol,” ungkapnya.

Buku itu juga dipoles oleh Teuku Kemal Fasya, seorang penulis aktif di berbagai media lokal dan nasional, yang juga menjabat Kepala UPT Bahasa, Kehumasan, dan Penerbitan Unimal.

Selain berperan sebagai editor, Kemal juga telah menerbitkan sejumlah buku, termasuk karyanya tahun ini bertajuk ‘Antagonisme Demokrasi: Antara Autokrasi dan Krisis Ekologi’.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy