Ekspor Aceh Desember 2025 Naik 2,42 Persen, Tembus 59,69 Juta USD

Ilustrasi batu bara
Ilustrasi batu bara. Foto: Istimewa/net

Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Aceh pada Desember 2025 mencapai 59,69 juta USD. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar 2,42 persen dibandingkan ekspor November 2025.

“Nilai tersebut mengalami penurunan sebesar 21,70 persen, jika dibandingkan kondisi Desember 2024,” kata Pelaksana Harian Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, Senin, 2 Februari 2026.

Menurutnya, komoditas asal Aceh yang diekspor melalui pelabuhan di Aceh pada Desember 2025 senilai 55,98 juta USD atau 93,77 persen terhadap total ekspor komoditas asal Aceh.

“Sedangkan sisanya diekspor melalui pelabuhan di provinsi lain, di mana sebagian besar diekspor melalui Provinsi Sumatra Utara yaitu sebesar 3,62 juta USD,” ujarnya.

Tasdik menyebut ekspor asal Aceh selama periode Desember 2025 paling banyak ditujukan ke India senilai 52,19 juta USD. Adapun komoditas utama yang diekspor adalah batu bara.

Di urutan kedua negara tujuan ekspor adalah Thailand senilai 3,98 juta USD, dengan komoditas utama juga batu bara.

“Urutan ketiga adalah Amerika Serikat senilai 1,18 juta USD dengan komoditas utama kopi dan rempah-rempah,” katanya.

Tasdik menambahkan bahwa secara keseluruhan komoditas terbesar yang diekspor pada Desember 2025 batu bara senilai 42,42 juta USD yang setara dengan 71,07 persen total nilai ekspor.

“Komoditas terbesar selanjutnya adalah CPO (Crude Palm Oil), pupuk, serta kopi, dan rempah-rempah,” ucapnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy