Banda Aceh – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor Aceh selama periode Desember 2025 sebesar 53,16 juta dolar AS. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 124,89 persen dibandingkan impor November 2025.
“Nilai tersebut juga mengalami kenaikan sebesar 275,43 persen dibandingkan kondisi Desember 2024,” kata Pelaksana Harian Kepala BPS Aceh, Tasdik Ilhamudin, Senin, 2 Februari 2026.
Tasdik menyampaikan berdasarkan negara asal, impor terbesar Desember 2025 berasal dari Amerika Serikat senilai 23,41 juta dolar AS dengan komoditas gas propana/butana.
Di urutan kedua impor terbesar berasal dari Qatar senilai 10,19 juta dolar AS dengan komoditas utama gas propana/butana. Sedangkan ketiga berasal dari Uni Emirat Arab senilai 9,60 juta dolar AS dengan komoditas utama gas propana/butana.
“Secara keseluruhan, komoditas terbesar yang diimpor adalah gas propana/butana senilai 43,19 juta USD atau setara 81,25 persen dari total nilai impor. Komoditas impor terbesar berikutnya adalah pupuk dan bahan kimia anorganik,” ujarnya.
Dia menyebut dengan nilai impor yang lebih kecil dibandingkan nilai ekspor, neraca perdagangan luar negeri Aceh pada Desember 2025 mengalami surplus sebesar 6,54 juta dolar AS.
“Dari grafik terlihat bahwa selama Desember 2024 – Desember 2025, neraca perdagangan luar negeri mengalami defisit di beberapa bulan (Januari 2025, Februari, Mei, dan terakhir Oktober 2025),” kata Tasdik.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy