Indeks Kualitas Data ASN Pemko Banda Aceh Capai Predikat Tinggi

Wakil Wali Kota Banda Aceh
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah di acara pembukaan Asistensi Peningkatan Indeks Kualitas Data ASN di wilayah kerja Kanreg XIII BKN, Rabu, 29 Oktober 2025. Foto: Humas Pemko Banda Aceh

Banda Aceh – Indeks Kualitas Data (IKD) ASN Pemko Banda Aceh kini mencapai 95,31 atau predikat tinggi. Menurut Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, IKD ini meningkat dari 94,30 atau predikat rendah di periode sebelumnya.

“Ini bukti kerja kolektif bahwa Banda Aceh telah naik kelas dari kategori sedang menjadi tinggi,” ujar Afdhal saat pembukaan Asistensi Peningkatan Indeks Kualitas Data ASN di wilayah kerja Kanreg XIII BKN, di aula balai kota, Rabu, 29 Oktober 2025.

Dia mengatakan, peningkatan itu didapatkan setelah BKPSDM Banda Aceh menyelesaikan disparitas data kepegawaian secara berkala, melakukan evaluasi mingguan, dan mensosialisasikan pemutakhiran data kepada seluruh ASN.

Fokus utama peningkatan data, sebut Afdhal, mencakup riwayat pendidikan dan sertifikasi; jabatan dan kepangkatan; kompetensi, pelatihan, dan kinerja (SKP), hingga data keluarga dan tunjangan.

“Semua ini menuju Satu Data ASN yang valid dan terintegrasi dengan BKN,” ujarnya dikutip dari Laman Pemko Banda Aceh.

Langkah tersebut, kata dia, juga sejalan dengan RPJM Banda Aceh 2025-2030 yang menargetkan Indeks Reformasi Birokrasi naik dari 75,53 menjadi 84,28, lalu Indeks Profesionalitas ASN dari 68 menjadi di atas 80, dan Indeks SPBE mencapai 4,82 pada 2030.

Ke depan, Pemko Banda Aceh berharap dukungan penuh dari BKN, terutama dalam pendampingan berkelanjutan agar asistensi tidak berhenti di seremoni.

“Termasuk terkait penguatan sistem digital (SIASN & MySAPK) agar lebih mudah dan aman digunakan, serta kanal komunikasi aktif untuk mengatasi kendala teknis di lapangan,” ujarnya.

Kepada ASN dan pengelola kepegawaian, Afdhal berpesan agar proaktif memperbarui data.

“Karier kita bergantung pada akurasi data dan BKPSDM wajib melakukan verifikasi dengan cermat, bukan sekadar klik setuju tanpa pemeriksaan. Di atas segalanya, insya Allah upaya ini akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayan publik di Banda Aceh.”

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy