Suara Bising Bikin Resah, Tim Star Reborn Lhokseumawe ‘Sita’ Knalpot Brong Demi Kenyamanan Warga Istirahat

Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe berhentikan motor knalpot brong
Anggota Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe memberhentikan pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong, di Kawasan Simpang Empat, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Senin malam, 21 September 2026. Foto: Fajar Siddik/Line1News

Lhokseumawe, Line1News – Demi menghadirkan rasa nyaman dan ketenangan bagi warga yang sedang beristirahat, Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe gencar menertibkan pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong atau bersuara bising.

Langkah ini diambil menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang merasa terganggu oleh suara bising kendaraan di malam hari.

Dalam penertiban yang berlangsung pada Senin malam, 21 September 2026, petugas berhasil mengamankan sejumlah pemuda yang kedapatan berkendara dengan knalpot tidak standar. Menyisir sejumlah ruas jalan di pusat Kota Lhokseumawe sejak pukul 23.00 waktu Aceh, petugas yang berpatroli dengan sepeda motor bergerak secara persuasif. Ketika menemukan pelanggaran, petugas menghentikan pengendara dan memberikan penjelasan dengan pendekatan yang humanis.

Pengendara beserta kendaraannya kemudian diarahkan ke Poslantas Cunda untuk proses penilangan. Sebagai efek jera sekaligus solusi, pemilik kendaraan diwajibkan membawa dan mengganti knalpot mereka dengan yang standar pabrikan jika ingin membawa pulang sepeda motornya.

Ketua Tim Star Reborn Polres Lhokseumawe, Ipda Feri Armia, mengungkapkan bahwa sepanjang bulan September 2026, pihaknya telah mengamankan sekitar 70 unit kendaraan bermotor berknalpot brong. Pengendara yang terjaring pun bervariasi, mulai dari usia remaja hingga orang dewasa.

“Ada yang menggunakan knalpot ini untuk balap liar maupun hanya sekadar modifikasi,” ungkap Ipda Feri.

Melalui penertiban ini, Polres Lhokseumawe mengimbau seluruh pengendara untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan tidak menggunakan knalpot brong. Kesadaran untuk saling menghormati sesama pengguna jalan dan warga yang sedang beristirahat diharapkan dapat terus tumbuh di Kota Lhokseumawe.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy