Ini Dia Calon Penerima Hibah Uang dan Barang dari APBK Lhokseumawe 2026

Ilustrasi dana hibah
Ilustrasi dana hibah. Foto: Istimewa

Lhokseumawe – Pemerintah Kota Lhokseumawe menganggarkan belanja hibah Rp10,5 miliar dalam APBK tahun 2026.

Dilihat Line1.News, Rabu, 11 Februari 2026, dalam Lampiran Peraturan Wali Kota Lhokseumawe Nomor 3 Tahun 2026 tentang Penjabaran APBK Tahun Anggaran 2026, belanja hibah itu salah satu komponen Belanja Operasi.

Baca juga: APBK Lhokseumawe 2026: Belanja Operasi Rp566,6 Miliar Vs Belanja Modal Rp50,5 M

Belanja hibah uang/dana dialokasikan pada tiga SKPD, yakni Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) direncanakan Rp536,2 juta; Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Rp399,1 juta; dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Rp7,29 miliar lebih.

Adapun belanja hibah barang/jasa dianggarkan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) direncanakan Rp2,29 M.

Hibah Berupa Uang

Dalam Lampiran IIIa Perwal Lhokseumawe No. 3 Tahun 2026 berisi daftar nama [calon] penerima, alamat dan besaran alokasi hibah berupa uang yang [akan] diterima, serta SKPD pemberi hibah tahun anggaran 2026.

Hibah uang pada Badan Kesbangpol direncanakan Rp536,2 juta lebih untuk 9 partai politik (parpol) dengan jumlah akan diberikan bervariasi, paling besar Rp113,1 juta, dan terkecil Rp32,9 juta lebih.

Rinciannya:
Partai Aceh Rp113,1 juta
Partai Nasdem Rp91,2 juta
Partai Keadilan Sejahtera Rp66,2 juta
Partai Golongan Karya Rp65,7 juta
Partai Gerindra Rp49,3 juta
Partai Nanggroe Aceh Rp44 juta
Partai Kebangkitan Bangsa Rp37,6 juta
Partai Amanat Nasional Rp35,8 juta
Partai Persatuan Pembangunan Rp32,9 juta lebih.

Dari 9 parpol tersebut, hanya PPP yang tertulis alamatnya.

Hibah uang pada Disporapar direncanakan Rp399,1 juta untuk KONI Rp299,1 juta dan Rp100 juta.

Hibah dana pada Disdikbud direncanakan Rp7,29 M lebih. Rinciannya:

Pengelolaan Dana BOP PAUD: PAUD (KB dan TK) Swasta Kota Lhokeumawe Rp2,1 M lebih;

Pengelolaan Dana BOP Sekolah Nonformal/Kesetaraan: PKBM Kota Lhokseumawe Rp336 juta lebih;

Pengelolaan Dana BOS Sekolah Dasar: SD Swasta Kota Lhokseumawe Rp3,22 M lebih;

Pengelolaan Dana BOS Sekolah Menengah Pertama: SMP Swasta Kota Lhokseumawe Rp1,63 M lebih.

Hibah Barang/Jasa

Dalam Lampiran IIIb Perwal Lhokseumawe No. 3 Tahun 2026 tercantum [calon] penerima hibah berupa barang yang dianggarkan pada Dinas PUPR. Calon penerima antara lain dua gampong, dua BKM masjid, dan satu balai pengajian.

Di antaranya, pembangunan masjid di Gampong Paloh Punti pagu Rp692 juta [tender]; pembangunan Masjid Darul Atiq Jeulikat pagu Rp489,5 juta [tender]; pekerjaan [lanjutan pembangunan] Balai Pengajian Assadiqin Hagu Barat Laut Rp210 juta [pengadaan langsung].

Berikutnya, pembangunan pagar Dayah Darul Ulum Gampong Alue Awe Rp190 juta [pengadaan langsung]; pembangunan tempat ibadah di Gampong Meunasah Manyang [pembangunan gerbang Masjid Jamik At-Tahrir Gampong Meunasah Manyang] Rp120 juta [pengadaan langsung].

Di luar hibah barang itu juga dialokasi biaya aministrasi tender dan pengawasan untuk pembangunan/pekerjaan yang ditender.

Keterangan “[tender]” dan “[pengadaan langsung]” pada nama paket hibah barang tersebut, dilihat Line1.News pada Rencana Umum Pengadaan (RUP) Dinas PUPR Lhokseumawe tahun anggaran 2026.

Untuk diketahui, dari 34 SKPD atau organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemko Lhokseumawe, hingga Rabu, 11 Februari 2026, pukul 21.30, baru 4 OPD yang mulai mengumumkan paket penyedia dan swakelola tahun anggaran 2026. Yakni, Dinas PUPR, Sekretariat Daerah, Kecamatan Blang Mangat, dan Kecamatan Muara Dua.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy