Jakarta – Kementerian Kebudayaan menyiapkan anggaran sekitar Rp11 miliar untuk tahap awal pembersihan dan perbaikan cagar budaya yang rusak akibat bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
“Yang jelas yang kita persiapkan dari efisiensi kita (Kemenbud), itu sekitar 11-12 miliar dulu gitu, ya untuk pembersihan, karena itu banyak, ini tahap awal,” kata Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, di Jakarta, Minggu, 21 Desember 2025, dilansir Antara.
Fadli Zon mengatakan jumlah cagar budaya di tiga provinsi terdampak banjir bandang dan longsor teridentifikasi lebih dari 100.
Dia menyebut pendataan cagar budaya yang rusak itu dilakukan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) di masing-masing wilayah terdampak. Hasilnya menunjukkan sebagian besar objek mengalami kerusakan ringan dan sedang, sementara sejumlah lainnya rusak berat.
“Kita sudah menyiapkan anggarannya untuk bantuan, terutama yang rusak-rusak ringan, sedang, dan berat. Yang paling banyak rusak ada museum, ada makam-makam yang juga jadi cagar budaya,” ujar Fadli.
Fadli menambahkan proses upaya penanganan cagar budaya terdampak bencana tersebut ditargetkan dimulai pada pekan depan dengan melibatkan kerja sama dan gotong royong warga setempat.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy