Kemendikdasmen Bakal Pasok Buku ke Sekolah Terdampak Bencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Mendikdasmen Abdul Muti di SMAN 4 Kejuruan Muda
Mendikdasmen RI, Profesor Abdul Mu'ti (tengah), usai menjadi pembina upacara di SMAN 4 Kejuruan Muda, Aceh Tamiang, Senin, 5 Januari 2026. Foto: Istimewa

Banda Aceh, Line1News – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menggeber proyek pengadaan buku pendidikan senilai puluhan miliar rupiah untuk wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar). Langkah ini diharapkan dapat memulihkan kembali semangat belajar anak-anak pascabencana yang melanda daerah mereka pada akhir November 2025 lalu.

Paket pengadaan buku ini bersumber dari Anggaran Belanja Tambahan (ABT) APBN Tahun Anggaran 2026. Proyek ini dikelola oleh Pusat Perbukuan Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen.

Alokasi Terbanyak untuk Aceh

Berdasarkan penelusuran Line1News melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) LKPP pada Senin, 24 Agustus 2026, pemerintah telah memetakan total 43 paket pengadaan buku pendidikan untuk tiga provinsi tersebut. Provinsi Aceh mendapatkan porsi perhatian paling besar dalam program pemulihan ini.

Berikut rincian sebaran paket proyek per provinsi:

* Provinsi Aceh (27 Paket): Alokasi untuk Serambi Mekah sangat masif. Dari total paket tersebut, nilai pagunya bervariasi mulai dari satu paket senilai Rp283,4 juta, satu paket Rp869,3 juta, dan satu paket Rp917,8 juta. Selain itu, terdapat dua paket yang masing-masing bernilai Rp2 miliar lebih, satu paket Rp3 miliar lebih, dua paket masing-masing Rp4 miliar lebih, sementara sisanya rata-rata berada di angka Rp1 miliar lebih per paket.

* Sumatra Utara (10 Paket): Paket pengadaan di wilayah Sumut bergerak dengan rentang pagu anggaran berkisar antara Rp1,08 miliar hingga Rp2,4 miliar per paket.

* Sumatra Barat (6 Paket): Wilayah Sumbar dijatahi enam paket pengadaan dengan nilai pagu berkisar antara Rp1,09 miliar hingga Rp1,3 miliar per paket.

Target Tiba Akhir September

Informasi yang dihimpun Line1News dari pihak Kemendikdasmen membenarkan bahwa proyek bantuan literasi bersumber dari anggaran ABT TA 2026 ini sedang dipacu di meja birokrasi Pusat Perbukuan BKPDM.

“Paket pengadaan saat ini sedang berproses oleh penyedia/PPK melalui e-katalog sesuai dengan sasaran dan kebutuhan di masing-masing provinsi. Target sampai akhir September sudah terkirim semua ke sekolah sasaran,” ungkap sumber tepercaya tersebut kepada Line1News pada Senin sore (24/8/2026).

Pihak kementerian menegaskan bahwa buku yang sedang dicetak mencakup seluruh mata pelajaran (mapel) dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK dengan total volume mencapai 2,3 juta eksemplar. Dalam penyalurannya nanti, sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan infrastruktur dan dampak bencana paling parah akan menjadi prioritas utama penerima manfaat.[]

Baca Juga: Disdik Aceh Anggarkan Rp9,4 Miliar untuk Buku Mulok SMA-SMK Terdampak Banjir

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy