Lhokseumawe, Line1News – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) resmi memulai proses tender proyek Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Relokasi Terpusat serta Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) pendukung untuk wilayah Kota Lhokseumawe.
Langkah ini menjadi babak baru dalam memulihkan kehidupan para korban bencana alam akhir November 2025 lalu agar bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. Paket proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 ini berada di bawah Satuan Kerja 03 Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Aceh.
Berdasarkan penelusuran Line1News melalui SPSE Inaproc pada Minggu, 2 Agustus 2026, rincian paket tender sebagai berikut:
1. Paket Konstruksi Fisik Kota Lhokseumawe
Pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk membangun unit rumah tangguh bencana dengan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA). Proyek ini juga mencakup fasilitas umum dan sosial agar kawasan baru tersebut langsung hidup dan berkelanjutan.
* Nama Paket: Pembangunan Hunian Tetap Relokasi Terpusat dan PSU Pendukung Kab. [Kota, red] Lhokseumawe 01 (HNTP26-LHOKSEUMAWE-01).
* Kode Tender: 10150867000.
* Nilai Pagu & HPS: Rp17.758.224.000.
* Tahap Saat Ini: Pengumuman pascakualifikasi, unduh dokumen pemilihan, dan unggah dokumen penawaran.
* Jadwal Penting: Pemenang akan diumumkan pada 19 Agustus, dilanjutkan penandatanganan kontrak pada 26–31 Agustus 2026.
2. Pengawasan Mutu Lewat Manajemen Konstruksi (MK) Lhokseumawe
Demi memastikan rumah yang dibangun memiliki kualitas terbaik, aman, dan selesai tepat waktu, pemerintah turut melelang (seleksi) paket jasa pengawasan teknis.
* Nama Paket: Manajemen Konstruksi Pembangunan Hunian Tetap Relokasi Terpusat dan PSU Pendukung Kota Lhokseumawe (MK-HNTP26-LHOKSEUMAWE-01).
* Kode Tender: 10154899000.
* Nilai Pagu / HPS: Rp603.832.000 / Rp585.306.000.
* Tahap Saat Ini: Masa sanggah prakualifikasi.
* Jadwal Penting: Pengumuman pemenang pada 20 Agustus dan teken kontrak pada 1–2 September 2026.
Persiapan untuk Aceh Utara
Bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Utara, Kementerian PKP saat ini memulai langkah awal dengan melelang (seleksi) dua paket jasa konsultansi Manajemen Konstruksi (MK). Sementara untuk paket konstruksi fisiknya, terpantau belum tayang atau belum dimulai di sistem SPSE Inaproc.
* Paket MK Aceh Utara 01 (Kode Tender: 10156092000): Memiliki nilai pagu Rp3.064.144.000 (HPS Rp2.209.890.000). Saat ini berada pada tahap unduh dokumen kualifikasi, dengan target pengumuman pemenang 26 Agustus dan teken kontrak pada 1 September 2026.
* Paket MK Aceh Utara 02 (Kode Tender: 10157144000): Memiliki nilai pagu Rp784.958.000 (HPS Rp773.692.000). Pemenang dijadwalkan diumumkan pada 1 September dan penandatanganan kontrak pada 7 September 2026.

[Tangkapan layar SPSE Inaproc terkait paket Manajemen Konstruksi Pembangunan Huntap Aceh Utara 01 dan 02. Foto: Line1News/Rma]
Upaya ini merupakan mandat langsung dari Instruksi Presiden Nomor 18 Tahun 2025 serta Keputusan Presiden Nomor 1 Tahun 2026 terkait Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam. Kehadiran Huntap ini nantinya diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berteduh yang baru, melainkan mampu mengembalikan senyum dan martabat keluarga yang sempat terguncang akibat bencana alam tahun lalu.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy