Kisah Bung Hatta, Perajut Asa Generasi Muda yang Dinobatkan Tokoh Pemuda Inspiratif Aceh Utara

Bung Hatta Tokoh Pemuda Inspiratif Aceh Utara 2026
Menerima Penghargaan: Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., menyerahkan piagam penghargaan Tokoh Pemuda Inspiratif Aceh Utara 2026 kepada Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, S.ST., M.T., CPS., CPPS., CMPS., CCLS., CTRS., CCHS., pada malam puncak penutupan Piasan Pase di Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (13/9/2026). Foto: Istimewa

Lhoksukon — Di tengah gemerlap panggung penutupan Piasan Pase dan peringatan Milad Samudra Pasai, Minggu malam, 13 September 2026, sosok Dr (C). Ir. Muhammad Hatta, S.ST., M.T., melangkah maju. Dari tangan Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., pria yang akrab disapa Bung Hatta ini menerima penghargaan sebagai Tokoh Pemuda Inspiratif Aceh Utara 2026.

Anugerah ini bukan sekadar plakat formalitas, melainkan cerminan dari jejak panjang pengabdian seorang pemuda yang tak pernah lelah membersamai generasinya.

Merangkul Masa Depan dari Mimbar hingga Masjid

Bagi masyarakat Aceh Utara, Bung Hatta bukan sekadar akademisi atau praktisi public speaking dengan rentetan gelar profesi. Ia adalah kawan diskusi yang hangat bagi para pemuda. Di tengah perubahan zaman yang serbacepat, ia konsisten hadir menyuntikkan semangat agar generasi muda tak hanya menjadi penonton, melainkan pemain utama yang siap bersaing di kancah nasional hingga internasional.

“Masa depan daerah tak bisa cuma dibicarakan, tapi harus disiapkan melalui kualitas manusianya,” begitu narasi yang sering dihidupkannya.

Nilai itu tidak cuma diucapkan di podium formal. Melalui Komunitas Pemuda Subuh (Kompas) Aceh Utara yang dipimpinnya sejak 2022, serta keterlibatannya selama sembilan tahun dalam gerakan Safari Subuh dan Zikir Bersama Tadzkiratul Ummah, Bung Hatta merajut hubungan sosial dan spiritual dari masjid ke masjid. Di sana, ia menyapa ulama, tokoh masyarakat, dan anak muda dalam satu lingkar silaturahmi yang sejuk.

Di sela aktivitasnya yang padat, keheningan Subuh tetap menyapanya saat menjalankan amanah sebagai imam rawatib di Masjid Haji Muhammad Hanafiah Lhoksukon dan Masjid Al-Bayan Politeknik Negeri Lhokseumawe (PNL).

Menyambung Rasa lewat Komunikasi

Dikenal memiliki vokal yang mantap dan penguasaan panggung yang ulung, Bung Hatta sering dipercaya menjadi master of ceremony, moderator, hingga narasumber di berbagai forum lintas daerah, nasional hingga internasional. Namun baginya, kepiawaian berbicara bukan soal pamer panggung, melainkan seni membangun hubungan dan menggerakkan perubahan. Tulisan-tulisan opininya di berbagai media kerap menjadi pemantik diskusi hangat seputar kehumasan, pendidikan, dan dinamika sosial.

Dalam dunia profesional, Bung Hatta mengemban amanah sebagai Koordinator Humas dan Kerja Sama PNL, Ketua Forum Humas Politeknik Negeri se-Indonesia, serta Ketua Forum Humas Perguruan Tinggi Aceh. Perannya meluas dari panggung akademik, pemerintahan, hingga dunia industri.

Dedikasi dan kesetiaannya sebagai pengabdi negara turut mengantarkan Bung Hatta meraih Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 2026.

Menjaga Akar Budaya di Era Modern

Rekam jejak kepemimpinannya teruji panjang. Bung Hatta pernah dipercaya sebagai Tim Ahli Bupati Aceh Utara selama tiga periode kepemimpinan (selama tujuh tahun). Ia tak segan berperan sebagai jembatan yang mempertemukan ulama, umara, dan pengusaha—seperti gagasan kemandirian ekonomi dayah di Dayah Kupie pada 2022. Sejak 2023, ia juga rutin memandu Pengajian Akbar di Galon Kupi Sigli bersama para ulama kharismatik Aceh.

Meski pemikirannya melompati batas-batas modernitas, Bung Hatta tak pernah tercerabut dari akarnya. Sebagai Kepala Bidang Adat Istiadat Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Utara, ia menanamkan pesan mendalam: anak muda boleh berpikir global, namun harus tetap berpijak pada nilai adat dan keislaman.

Kiprah organisasinya membentang luas. Ia menjabat Sekretaris ICMI Orda Lhokseumawe (dua periode), Sekretaris IKAPOLINEL sejak 2006, Dewan Pembina Asosiasi Pengelasan Indonesia (API) Aceh, Dewan Pakar PII Kota Lhokseumawe (setelah sebelumnya menjabat Wakil Ketua periode 2021–2024), serta pernah aktif di FKJP Aceh (2017–2019), Wakil Ketua DPD KNPI Aceh Utara (2018–2022), dan organisasi PERGUNU.

Rendah Hati dalam Setiap Langkah

Di mata para sahabat dan kolega, suami dari Cut Ramadhani, S.Pd., ini adalah sosok yang luwes dan penuh humor. Ia bisa tampil sangat formal dalam protokoler resmi, tetapi bisa seketika mencair dan tertawa lepas saat duduk bersama pemuda di warung kopi.

Penghargaan di malam puncak Milad Samudra Pasai tahun 2026 ini seolah menjadi simbol penegasan: bahwa sejarah besar Pasai tidak hanya dirayakan dengan mengenang masa lalu, tetapi dengan melahirkan manusia-manusia yang berilmu, beradab, dan mau bekerja keras.

Bagi Bung Hatta, anugerah ini bukanlah garis akhir, melainkan pengingat untuk terus berjalan bersama anak-anak muda—membuka jalan, memberi teladan, dan meyakinkan mereka bahwa masa depan Aceh ada di tangan mereka sendiri.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy