Kutereje Habis Disapu Banjir Bandang, Haili Yoga: Lebih Parah dari yang Diceritakan

Kampung Kutereje setelah disapu banjir bandang
Penampakan Kampung Kutereje, Kecamatan Linge, Aceh Tengah setelah disapu banjir bandang. Foto: Humas Pemkab Aceh Tengah

Takengon – Kampung Kutereje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, kini hanya menyisakan duka. Kampung yang selama ini menjadi tempat tinggal dan jejak leluhur masyarakat Gayo tersebut habis tersapu banjir bandang yang membawa material batu, pasir sungai, dan gelondongan kayu.

Hanya tersisa kini fondasi dan puing-puing bangunan, menjadi saksi bisu dahsyatnya bencana alam melanda wilayah tersebut.

Lahan pertanian masyarakat, termasuk sawah yang seharusnya segera memasuki masa panen, tertimbun material longsoran, membuat warga kehilangan sumber penghidupan dalam sekejap.

“Ini lebih parah dari yang diceritakan,” ucap Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, saat meninjau beberapa kampung di Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge, Minggu, 21 Desember 2025.

Akibat bencana tersebut, seluruh masyarakat Kutereje mengungsi ke Kampung Delung, Kemukiman Jamat. Meski tinggal dengan kondisi serba terbatas, lokasi pengungsian dinilai lebih aman, terutama di tengah masih tingginya intensitas hujan.

Haili Yoga menyatakan musibah ini menjadi duka mendalam sekaligus pelajaran penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk membangun kawasan permukiman yang lebih aman di masa depan.

“Duka ini menjadi pengalaman berharga bagi kita semua untuk menata kembali kemukiman yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat Kemukiman Jamat,” ujar Haili Yoga.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak dan berkomitmen memberikan bantuan secara menyeluruh.

“Semua akan dibantu. Pemerintah hadir di tengah masyarakat. Ini juga menjadi bahan evaluasi untuk mempertimbangkan relokasi permukiman ke tempat yang lebih aman dan layak,” tutur Haili.

Haili menyebut pemerintah akan membangun rumah hunian sementara dan hunian tetap bagi para korban bencana. “Saya minta pak camat dan reje mendata secara detail seluruh kerugian material, baik rumah, perkebunan, sawah maupun ternak,” ucapnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy