Luapan Air Kuala Tripe Merusak Jembatan Gantung di Pantan Cuaca

Luapan Air Kuala Tripe Merusak Jembatan Gantung di Pantan Cuaca
Jembatan Gantung Remukut rusak parah diterjang luapan air Sungai Kuala Tripe. Foto: Istimewa

Blangkejeren – Luapan air Sungai Kuala Tripe di Gayo Lues merusak jembatan gantung Desa Remukut, Kecamatan Pantan Cuaca. Akibatnya, akses penghubung antar rumah, lintasan menuju sawah dan perkebunan kini terputus.

Dasyat, 50 tahun, warga Remukut mengatakan sejak tiga hari lalu hujan turun deras. Akibatnya, kata dia, curah hujan yang tinggi itu menyebabkan air sungai ikut meluap.

“Dan jembatan gantung Remukut ikut jadi sasaran sehingga mengalami rusak parah dan tidak bisa lagi dilintasi,” ujar Dasyat pada Sabtu, 12 Oktober 2024.

Baca Juga: Jalan Lintas Pining-Lokop Amblas, Gayo Lues Cuma Bisa Diakses Lewat Takengon

Sebelum diterjang luapan air sungai, kata Dasyat, jembatan gantung itu sudah lama rusak ringan lantaran jarang diperbaiki oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Gayo Lues.

“Selama ini kalau ada kerusakan ringan, warga di sini yang sering gotong royong melakukan perbaikan, baik mengganti lantai papan yang usang maupun perbaikan ringan lainnya,” ungkapnya.

Baca Juga: Pembersihan Jalan Lintas Abdya-Gayo Lues Tertimbun Longsor, Pj Gubernur Minta Kontraktor Lokal Dilibatkan

Dasyat meminta Pemda Gayo Lues segera memperbaiki jembatan gantung tersebut karena sudah rusak parah. “Mohon kepada Pemda segera mengecek dan melakukan perbaikan, karena cuma jembatan gantung itu satu-satunya akses kami,” pintanya.

Di Gayo Lues sendiri, selain jembatan gantung Remukut, banyak jalan di lintas kabupaten mengalami longsor sehingga tidak bisa dilintasi. Banyak juga jembatan yang rusak parah.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy