Mualem Bertemu Rektor USK Bahas Revisi UUPA dan Pendidikan Aceh

Profersor Marwan dan Mualem
Rektor USK Profesor Marwan dan Mualem. Foto: Dokumen/Istimewa

Banda Aceh – Calon Gubernur Aceh terpilih, Muzakir Manaf atau Mualem, bertemu Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Marwan, pada Jumat, 13 Desember 2024. Dalam keterangan tertulis yang diterima Line1.News, Sabtu, 14 Desember 2024, disebutkan pertemuan itu untuk mengajak USK terlibat dalam revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh atau UUPA dan kelanjutan penyelesaiannya dengan Pemerintah Pusat.

Terkait hal itu, USK juga menegaskan komitmennya dalam revisi UUPA yang telah masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas). Menurut Profesor Marwan, naskah akademik terkait revisi UUPA telah lama disusun oleh USK dan diserahkan kepada DPR Aceh.

Pertemuan yang berlangsung selama satu jam ini dihadiri seluruh Wakil Rektor USK, yakni Profesor Agussabti, Profesor Mustanir, dan Profesor Taufik Saidi. Sementara Mualem didampingi Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis USK, Teuku Kamaruzzaman atau Ampon Man yang bertindak sebagai juru bicara, dan lainnya.

Selain UUPA, Mualem juga disebutkan meminta USK memberikan masukan strategis yang diperlukan untuk bersama-sama membangun Aceh. Termasuk pelibatan tenaga ahli dari USK dalam mendukung Pemerintahan Aceh ke depan.

Sejumlah isu strategis lain turut dibahas, seperti beasiswa untuk jenjang S1, S2, dan S3, hingga alokasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh.

Mualem menekankan pentingnya sektor pendidikan sebagai fondasi pembangunan Aceh. “Harapan saya, pendidikan Aceh harus lebih maju, lebih berkualitas, dan mampu bersaing di segala bidang. Kita tingkatkan mutu dosen maupun guru,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan kerinduannya akan kejayaan pendidikan Aceh di masa lampau, di mana banyak mahasiswa dari negara tetangga seperti Malaysia datang menimba ilmu di Bumi Serambi Mekkah. Karena itu, Mualem berkomitmen membuka ruang luas bagi kampus-kampus di Aceh untuk berkontribusi dalam pembangunan.

“Pada prinsipnya, kita selalu mengakomodasi USK dan semua kampus di Aceh. Pikiran akademisi yang cemerlang menjadi kekuatan Aceh untuk mewujudkan kesejahteraan.”

USK Siap Berkolaborasi

Profesor Marwan menyatakan kesiapan kampusnya untuk berkolaborasi mendukung pembangunan Aceh, terutama di sektor pendidikan. “Pendidikan menjadi kunci untuk akselerasi Aceh maju,” ujarnya.

Dia juga menekankan pentingnya upaya meningkatkan penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris, bagi putra-putri Aceh. Hal ini dianggap sebagai bekal penting untuk membuka peluang melanjutkan pendidikan di luar negeri dan meningkatkan daya saing sumber daya manusia Aceh.

“Penguasaan bahasa Inggris yang baik menjadi pembuka jalan bagi putra-putri terbaik Aceh agar dapat mengenyam pendidikan di kampus terbaik dunia. Kesempatan ini terbuka untuk semua jurusan, tidak hanya dari FKIP Bahasa Inggris,” ujar Marwan.

Selain itu, pentingnya hubungan harmonis antara USK dan Pemerintah Aceh, sehingga gagasan akademisi dapat diwujudkan secara konkret oleh pemerintah. “Akademisi USK dengan beragam kepakaran, Insya Allah, dapat membantu sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan oleh Pemerintah Aceh sesuai visi dan misi.”[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy