Mualem Terima Bantuan Kemanusiaan PMI Lewat JK

JK serahkan bantuan dari PMI
Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf, saat menerima bantuan kemanusiaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Nasional, untuk korban bencana hidrometeorologi Aceh, sebagai upaya pemulihan pascabencana yang diserahkan langsung Oleh Ketua Umum PMI, H. M. Jusuf Kalla, di Gampong Paya Gaboh, Kec. Sawang, Kab. Aceh Utara, Senin (12/1/2026). Foto: Humas Pemerintah Aceh

Lhoksukon – Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem menerima bantuan kemanusiaan dari PMI untuk Pemerintah Aceh. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla atau JK, di Gampong Paya Gaboh, Sawang, Aceh Utara, Senin, 12 Januari 2026.

Bantuan PMI berupa dukungan alat berat yakni sejumlah unit ekskavator mini dan mesin penyedot lumpur, serta bantuan pangan dalam jumlah besar. Bantuan ini diberikan untuk mempercepat pembersihan material sisa banjir dan pemulihan lingkungan permukiman warga.

“Atas nama Pemerintah Aceh dan seluruh masyarakat Aceh, kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Bapak Jusuf Kalla dan seluruh jajaran PMI Nasional. Kehadiran dan bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa Aceh tidak sendiri. Ini sangat berarti bagi rakyat kami,” ujar Mualem dikutip dari Laman Pemerintah Aceh.

Ia menegaskan bantuan itu selain bernilai material, juga menjadi penguat semangat bagi masyarakat Aceh yang tengah berjuang bangkit dari dampak bencana.

Sementara JK merincikan, PMI menyalurkan alat kebersihan dalam jumlah besar, seperti sapu, pel, sikat, serokan air, pengki, karbol, jerigen lipat, hygiene kit, dan perlengkapan sanitasi lainnya untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Turut disalurkan beras dalam jumlah besar, disertai mie instan, air mineral, biskuit, dan paket makanan, guna memastikan ketersediaan logistik pangan bagi warga terdampak selama masa pemulihan.

“Saat ini kita fokus pada proses rehabilitasi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 2026,” ujar JK.

Seluruh bantuan kemanusiaan tersebut dikirim melalui Kapal Kemanusiaan PMI Kalla Lines II dan akan didistribusikan secara bertahap dan tepat sasaran ke berbagai wilayah terdampak di Aceh melalui koordinasi antara Pemerintah Aceh, PMI, dan pemerintah kabupaten kota.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy