Mualem Ketuk Palu! Ini 10 Jurus Jitu Bangun Aceh di RKPA 2027, Dari Syariat Hingga Hilirisasi

Mualem sambutan buka Musrenbang RKPA 2027
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyampaikan sambutan dalam Musrenbang RKPA 2027, Kamis, 23 April 2026. Foto: Humas Aceh

Banda Aceh, Line1.News – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Aceh (RKPA) 2027 di Anjong Mon Mata, Kompleks Pendopo Gubernur, Kamis, 23 April 2026.

Bukan sekadar seremonial rutin, Mualem menegaskan RKPA 2027 harus menjadi momentum perubahan nyata. Dengan tema “Percepatan Pemulihan Pascabencana melalui Pembangunan yang Tangguh dan Berkelanjutan”, Pemerintah Aceh menetapkan 10 prioritas utama yang menyentuh berbagai aspek fundamental.

“Agar program yang diturunkan dan dirumuskan itu tepat sasaran, terukur, serta berdampak nyata bagi masyarakat,” tegas Mualem di hadapan para pemangku kepentingan baik dari tingkat pusat maupun daerah.

Baca juga: Mualem Sebut Pascabencana Sejumlah Wilayah Pedalaman Aceh Belum Terjangkau

Sepuluh prioritas tersebut dirancang mulai dari penguatan Syariat Islam (Aqidah, Akhlak, Muamalah) sebagai fondasi daerah, hingga langkah berani dalam hilirisasi sumber daya alam dan maritim demi menciptakan lapangan kerja baru bagi pemuda Aceh.

Selain itu, Mualem juga menyoroti pentingnya transformasi digital yang terintegrasi untuk memangkas birokrasi yang berbelit serta peningkatan kemandirian fiskal daerah.

“Setiap perangkat daerah dituntut untuk tidak hanya berorientasi pada output (hasil kerja), tetapi juga pada outcome dan impact (dampak) yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya menambahkan.

Berikut 10 Prioritas Utama Pembangunan Aceh 2027:

1. Penguatan Pelaksanaan Syariat Islam.
2. Penguatan Implementasi Kekhususan dan Keistimewaan Aceh.
3. Penurunan Angka Kemiskinan.
4. Hilirisasi dan Industrialisasi Berbasis SDA dan Maritim.
5. Penciptaan Lapangan Kerja.
6. Transformasi Digital yang Terintegrasi.
7. Peningkatan Infrastruktur yang Berkualitas.
8. Peningkatan SDM, Sains, dan Teknologi.
9. Tata Kelola Birokrasi dan Kemandirian Fiskal.
10. Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup.

Mualem berharap kesepuluh poin ini dijabarkan secara operasional agar target pembangunan Aceh yang tangguh dan berkelanjutan dapat segera terwujud.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy