Ayahwa Lantik Dirut dan Komisaris PT Bina Usaha, Ini Kata Sekda

Ayahwa Lantik Dirut PT Bina Usaha
Momen khidmat saat Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, melantik Komisaris dan Direktur Utama PT Bina Usaha di Aula Kantor Bupati setempat, Rabu (2/9/2026). (Foto: Dok. Humas Pemkab Aceh Utara

Lhoksukon, Line1News – Suasana khidmat menyelimuti Aula Kantor Bupati Aceh Utara di Landeng, Lhoksukon, saat babak baru pengelolaan aset daerah resmi dimulai. Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil—yang akrab disapa Ayahwa—secara resmi melantik nakhoda baru PT Bina Usaha (Perseroda) pada Rabu, 2 September 2026.

Dalam prosesi tersebut, Zulfikar resmi mengemban amanah sebagai Direktur Utama (Dirut) PT Bina Usaha periode 2026–2031, didampingi Muhammad Khalis yang dipercaya sebagai Anggota Komisaris periode 2026–2030.

Baca Juga: Inilah Hasil Akhir Seleksi Calon Dirut dan Komisaris PT Bina Usaha Aceh Utara

Bupati melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dayan Albar, menitipkan harapan besar di pundak kedua pemimpin baru perusahaan perseroan daerah (Perseroda) ini. Dayan menyebut keduanya sebagai putra-putra terbaik daerah yang siap bekerja keras.

Dayan menegaskan PT Bina Usaha memegang kunci strategis dalam menggerakkan potensi ekonomi.

“PT Bina Usaha salah satu perusahaan yang potensial karena mengelola aset-aset daerah. Aset yang sudah ada dan selama ini belum berfungsi secara maksimal harus kita gerakkan agar menjadi produktif dan memberikan manfaat bagi daerah,” ujar Dayan, dikutip dari siaran pers Pemkab Aceh Utara.

Tiap Tiga Bulan Dievaluasi

Pemkab tidak ingin pelantikan ini sekadar menjadi seremonial belaka. Demi memastikan roda perusahaan bergerak di jalur yang benar, Pemkab berkomitmen menerapkan sistem pengawasan yang ketat dan terukur.

“Bapak Bupati menyampaikan bahwa kinerja BUMD akan terus dievaluasi. Nantinya setiap tiga bulan akan dilakukan evaluasi terhadap perusahaan daerah dan hasilnya dilaporkan kepada Bupati,” tegas Dayan.

Menatap masa depan, tantangan besar telah menanti di depan mata. Dayan mendorong jajaran direksi dan komisaris yang baru dilantik untuk bergerak lincah, membuka pintu lebar-lebar bagi para investor, dan menangkap peluang emas di berbagai sektor potensial.

“Potensinya sangat besar. Banyak investor yang ingin berinvestasi di Aceh Utara, sehingga PT Bina Usaha harus mampu mengambil peran dan membangun kerja sama yang baik,” ungkap Dayan, merujuk pada peluang investasi di sektor perhotelan hingga perminyakan.

Lebih dari sekadar mengejar profit, impian besar Pemkab Aceh Utara adalah menjadikan perusahaan daerah ini sebagai teladan atau pilot project bagi BUMD lainnya dalam hal profesionalitas pengelolaan aset.

“Kami berharap Direktur Utama dan Komisaris benar-benar bekerja maksimal, memberikan yang terbaik bagi daerah, serta mampu mendorong pertumbuhan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” tutur Dayan Albar.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy