Banda Aceh, Line1News – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) telah menenderkan proyek Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kapasitas 40 Liter/Detik SPAM IKK Seulimeum, Aceh Besar. Nilai pagu paket pekerjaan konstruksi di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Provinsi Aceh itu sebesar Rp47,5 miliar sumber dana APBN tahun anggaran 2026.
Pantauan Line1News pada SPSE Inaproc Kementerian PU, Senin, 20 Juli 2026, pemenang tender proyek tersebut PT Riden Jaya Konstruksi, yang beralamat di Bandung Barat, Jawa Barat. Perusahaan ini mengajukan harga penawaran senilai Rp38 miliar.
Berdasarkan jadwal dan tahapan tender, pemenang sudah diumumkan pertengahan Mei, dan penandatanganan kontrak pada akhir Mei 2026 lalu.
Konsultan Supervisi
Sementara itu, pemenang tender paket Konsultan Supervisi Pembangunan IPA Kapasitas 40 Liter/Detik SPAM IKK Seulimeum ialah PT Perancang Adhinusa. Perusahaan yang beralamat di Jakarta Selatan, DKI Jakarta, ini mengajukan harga penawara Rp1,1 miliar lebih.
Paket pengadaan jasa konsultansi badan usaha konstruksi tersebut di bawah Satker Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan Aceh, dengan nilai pagu Rp1,5 miliar. Berdasarkan jadwal dan tahapan tender, penandatanganan kontrak pada 24-30 April 2026.
Baca Juga: Perluas Akses Air Bersih, PU Tender Proyek IPA SPAM Seulimeum Rp47 Miliar
Dalam penjelasan pihak Kementerian PU terkait proyek IPA SPAM Seulimeum tersebut, langkah strategis ini merupakan bagian dari percepatan target Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, khususnya penyediaan air minum aman bagi seluruh rakyat. Aceh Besar merupakan salah satu kabupaten di Aceh yang mengajukan peminatan terhadap Program Percepatan Penyediaan Air Minum ini, yaitu pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) untuk peningkatan cakupan pelayanan.
Di Aceh Besar, cakupan pelayanan air minum saat ini berada di angka 84,58% dengan total pelanggan 42.898 sambungan rumah (SR).
Saat ini, Perumdam Tirta Montala mengelola 14 unit SPAM aktif yang beroperasi dan berlokasi di beberapa kecamatan, yaitu Kota Jantho, Seulimum, Ingin Jaya, Peukan Bada, Darul Imarah, Kuta Malaka, Indrapuri, dan Montasik. Namun, dengan total kapasitas produksi 540 L/Dt yang sudah termanfaatkan sepenuhnya, nyaris tidak ada cadangan (idle capacity) yang tersisa untuk pengembangan layanan.
Hadirnya IPA SPAM baru di IKK Seulimeum ini diprediksi akan menjadi solusi krusial. Proyek ini ditargetkan mampu menambah cakupan pelayanan hingga sekitar 4.000 SR baru, sehingga masyarakat di wilayah Seulimeum dan sekitarnya dapat menikmati akses air bersih yang lebih stabil dan berkualitas.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy