Calang – Pemkab dan DPRK Aceh Jaya menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBK 2026 dengan total rencana anggaran Rp831,6 miliar.
Pendapatan daerah diproyeksikan Rp817,8 miliar, sedangkan kekurangan anggaran ditutup melalui perkiraan SiLPA Rp13,8 miliar.
Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan dalam Rapat Paripurna III di ruang sidang utama DPRK Aceh Jaya, Selasa, 18 November 2025. Wakil Bupati Muslem D menyebut kesepakatan ini tercapai di tengah kemampuan fiskal daerah yang terbatas.
“Dengan segala dinamika pembahasan dan kemampuan keuangan yang sangat terbatas, alhamdulillah KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 dapat kita sepakati dan ditandatangani bersama,” ujar Muslem dikutip dari Laman Pemkab Aceh Jaya.
Enam sektor utama ditetapkan sebagai prioritas anggaran 2026 yakni pendidikan, kesehatan, infrastruktur, keislaman, perekonomian, dan sosial.
Pendidikan mencakup beasiswa jenjang SD hingga SMP, beasiswa santri dari keluarga miskin, BOD, serta peningkatan sarana sekolah dan dayah.
Kesehatan meliputi pengadaan obat, peningkatan fasilitas RSUD, puskesmas, polindes, serta program percepatan penanganan stunting.
Infrastruktur terdiri dari pembangunan jalan, jembatan, jaringan air minum, sanitasi, serta fasilitas pendukung pertanian. Termasuk kelanjutan pembangunan venue PORA 2026.
Adapun sektor keislaman berupa penyelenggaraan MTQ, hari besar Islam, fasilitas haji, majelis taklim, dan operasional Masjid Agung Baitul Izzah.
Sektor perekonomian mencakup dukungan sarana produksi pertanian, perikanan, peternakan, dan bantuan UMKM.
Sosial fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem melalui ASLURETI, rumah layak huni, dan penyaluran ZISWAF Baitul Mal.
Muslem menambahkan, penyesuaian belanja dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan yang belum terwadahi dalam rancangan awal. Efisiensi anggaran juga dinilai penting menyusul penurunan Transfer ke Daerah dari pemerintah pusat.
Pemkab akan segera menyusun rancangan APBK 2026 dan menyerahkannya kepada DPRK untuk pembahasan final sebelum akhir November.
“Harapan kami dengan dukungan dewan terhormat, persetujuan bersama APBK 2026 bisa dituntaskan sebelum akhir November tahun ini.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy