Agustus 2026

Kinerja Sektor Transportasi Aceh Melambat: Jumlah Penumpang Domestik dan Internasional di Bandara SIM Kompak Turun

Penerbangan domestik di Bandara SIM Aceh Besar
Ilustrasi penerbangan domestik di Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar. Foto: Dok. Line1News/Fakhrurrazi

Banda Aceh, Line1News – Sektor transportasi udara dan laut di Provinsi Aceh menghadapi tantangan penurunan volume pergerakan penumpang pada pengujung kuartal ketiga tahun ini. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh mencatat adanya penurunan performa jumlah penumpang, baik untuk rute domestik maupun internasional di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.

“Selama Agustus 2026, angka penerbangan domestik di Bandara Sultan Iskandar Muda mencapai 21.941 orang,” kata Kepala BPS Aceh, Agus Andria, Jumat, 2 Oktober 2026.

Koreksi Jalur Udara: Rute Domestik dan Internasional Merosot

Penurunan jumlah pelancong dan pelaku bisnis di Bandara SIM terjadi secara merata di semua lini penerbangan pada periode Agustus 2026:

• Penerbangan Domestik: Realisasi 21.941 penumpang mencerminkan adanya penurunan sebesar 3,80 persen jika disandingkan dengan capaian Juli 2026 (month-to-month). Kepala BPS Aceh menjelaskan bahwa indikator ini juga terkoreksi melambat sebesar 4,32 persen dibanding capaian Agustus 2025 (year-on-year).

• Penerbangan Internasional: Jumlah pergerakan penumpang ke luar negeri tercatat sebanyak 10.037 orang. Angka tersebut menyusut 1,68 persen secara bulanan, dan anjlok cukup dalam hingga 15,63 persen dibandingkan performa Agustus tahun lalu.

Transportasi Laut: Anjlok Secara Bulanan, Tumbuh Tipis Secara Tahunan

Di sisi lain, pergeseran pola perjalanan juga membayangi sektor angkutan laut di Serambi Mekkah. BPS Aceh mencatat total penumpang kapal laut yang berangkat (naik) mencapai 74.878 orang.

Volume angkutan laut ini mengalami penurunan drastis hingga 32,04 persen dibandingkan performa Juli 2026. Kendati demikian, sektor maritim ini memperlihatkan resiliensi jangka panjang.

“Sedangkan jika dibandingkan dengan Agustus 2025, angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 1,71 persen,” ujar Agus.[]

Baca Juga:

• Ekspor Aceh Agustus 2026 Tembus 74 Juta USD, Batu Bara ke India Jadi Penopang Utama

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy