Banda Aceh – Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari mengingatkan jemaah untuk mengaja kesehatan tubuh menjelang puncak haji 1446 Hijriah/2025 Masehi.
“Jemaah kita imbau untuk tidak keluar hotel jika tidak terlalu penting. Jaga kesehatan untuk puncak haji di Arafah,” kata Azhari, Kamis, 29 Mei 2025.
Azhari menuturkan puncak haji diperkirakan akan berlangsung pada awal Juni mendatang.
Dia juga mengingatkan keluarga di Tanah Air tidak menganggu jemaah selama puncak haji.
“Wukuf di Arafah itulah waktu yang paling baik untuk beribadah. Kita berharap semua jemaah fokus ibadah, kalau bisa keluarga di Aceh jangan telepon dulu pada waktu wukuf,” tegasnya.
Azhari menjelaskan wukuf di Arafah merupakan momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt, memperbanyak doa, istigfar, zikir, dan ibadah-ibadah lainnya.
“Jadi jemaah perlu memperbanyak istigfar dan doa. Karena momen Arafah adalah waktu mustajab untuk berdoa,” ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Aceh ini menyampaikan puncak haji selama empat hari. Jemaah akan berada di Arafah satu hari dan Mina tiga hari.
“Oleh karena itu, kita berharap semua jemaah untuk memanfaatkan waktu puncak haji untuk ibadah,” ucap dia.
Azhari menambahkan hingga saat ini 11 kelompok terbang (kloter) Embarkasi Aceh sudah berada di Makkah, Arab Saudi. Para jemaah ini melaksanakan ibadah umrah sebelum puncak haji.
“Totalnya sebanyak 4.319 jemaah telah tiba di Arab Saudi,” kata Azhari.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy