Piala Dunia 2026

Kemenangan Emosional Prancis: Duet Maut Mbappé & Olise Gilas Swedia 3-0

Selebrasi Mbappe usai cetak gol ke gawang Swedia
Pemain Prancis Mbappe selebrasi sebelum memeluk Didier Deschamps usai mencetak gol saat melawan Swedia. Foto: Getty Images

New Jersey – Tim nasional Prancis (Les Bleus) sukses menunjukkan kelasnya sebagai salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Menghadapi Swedia di babak 32 besar yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, Rabu, 1 Juli 2026 dini hari WIB, armada Didier Deschamps menang telak dengan skor 3-0 tanpa balas.

Laga ini tidak hanya krusial secara kompetisi, tetapi juga sarat akan emosi. Pertandingan ini menandai kembalinya sang pelatih, Didier Deschamps, ke bangku cadangan setelah sebelumnya absen karena berduka atas meninggalnya sang ibu tercinta.

Sempat Terhambat Cuaca Terik, Sihir Olise Pecah Kebuntuan

Bermain di bawah terik matahari New Jersey yang menyengat, Prancis sempat kesulitan mengembangkan permainan pada 20 menit pertama. Ketatnya pertahanan Swedia sempat membuat para pendukung Les Bleus waswas. Gol Kylian Mbappé di menit ke-20 bahkan sempat dianulir karena offside.

Namun, Prancis tetaplah Prancis. Kematangan taktik dan kualitas individu akhirnya berbicara setelah water break. Adalah Michael Olise yang menjadi bintang lapangan malam itu. Pemain asal Bayern Munich tersebut tampil bak seniman di lapangan hijau—bergerak lincah, membuka ruang sempit, dan melepaskan umpan-umpan ajaib yang mengoyak lini belakang Swedia. Media Prancis, Le Equipe, bahkan menyebut performa Olise sebagai “keindahan yang permanen.”

Mbappé Ganas, Barcola Mengunci Kemenangan

Kerja keras Prancis membuahkan hasil di akhir babak pertama (menit ke-45). Memanfaatkan skema sepak pojok pendek dari Olise dan Ousmane Dembélé, Mbappé mengecoh bek Swedia Viktor Gyökeres sebelum melepaskan tembakan kaki kanan yang bersarang ke pojok gawang. Merayakan gol tersebut, seluruh penggawa Prancis berlari memeluk Didier Deschamps di pinggir lapangan sebagai bentuk dukungan moral yang menyentuh.

Memasuki babak kedua, dominasi Prancis kian tak terbendung. Pada menit ke-53, Bradley Barcola menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan umpan matang Olise yang melewati celah kaki bek Swedia. Olise kembali mencetak assist keduanya di menit ke-74, memberikan umpan manja yang diselesaikan dengan klinis oleh sang kapten, Kylian Mbappé. Skor berubah menjadi 3-0.

Dengan dua gol ini, Mbappé kini mengoleksi total 18 gol sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia.

Kiper Siaga, Swedia Frustrasi

Di lini belakang, Swedia benar-benar dibuat mati kutu. Sementara media Swedia, Aftonbladet meratapi kekalahan ini dengan menyebut penampilan tim mereka “benar-benar menyedihkan,” kiper Prancis Mike Maignan praktis tampil tanpa banyak tekanan berat. Maignan baru benar-benar diuji pada menit ke-89 saat berhasil menepis peluang emas dari Gyökeres untuk menjaga gawangnya tetap clean sheet.

Menanggapi kepuasan publik dan media Prancis yang menganggap timnya terlalu kuat dan sulit dihentikan, Deschamps berkelakar dengan nada menantang kepada para jurnalis, “Ayo, silakan cari masalah atau kelemahan dari tim ini jika kalian bisa!”

Dengan hasil meyakinkan ini, Prancis resmi melangkah ke babak 16 besar dan dijadwalkan akan menantang Paraguay pada 4 Juli mendatang di Philadelphia. Melihat lini serang Prancis yang sedang membara dan lini belakang yang kokoh, Paraguay dipastikan harus bekerja ekstra keras jika tidak ingin menjadi korban keganasan Les Bleus berikutnya.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy