224 Pelajar Ikuti Lomba Syiar Islam di Aceh Tengah, Wabup Dorong Lahirnya Generasi Qurani

Wabup Muchsin buka lomba islami
Wakil Bupati Aceh Tengah Muchsin Hasan membuka kegaitan lomba Peningkatan Kualitas Dakwah dan Penyemarakan Syariat Islam yang digelar di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon, Selasa 30 Juni 2026. Foto: Roni/Line1News

Takengon, Line1News – Sebanyak 224 pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs sederajat se-Kabupaten Aceh Tengah mengikuti Lomba Peningkatan Kualitas Dakwah dan Penyemarakan Syariat Islam yang digelar di Gedung Olah Seni (GOS), Takengon, Selasa, 30 Juni 2026.

Kegiatan mengusung tema “Mewujudkan Generasi Qurani untuk Indonesia Bangkit” tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Aceh Tengah, Muchsin Hasan. Lomba ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung terwujudnya visi pembangunan Aceh Tengah yang islami.

Adapun cabang yang diperlombakan, di antaranya:

— Tahfizd peserta 23 orang di Gedung Oproom Setdakab Aceh Tengah

— Tartil 22 orang di Masjid Agung Ruhama Takengon

— Kaligrafi 13 orang di SMPN 1 Takengon

— Lomba menggambar 19 orang dan mewarnai 24 orang di SMPN 1 Takengon

— Azan 26 orang di Gedung Olah Seni Takengon

— Lomba hafalan hadis dan doa 29 orang di Dinas Syariat Islam

— Pidato Bahasa Arab 9 orang dan Bahasa Indonesia 9 orang

— Praktek wudhu dan shalat 39 orang di Masjid Agung Ruhama

— Lomba cerita Islam 11 orang di Gedung Pendari Takengon.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Tengah, Muslim, kepada Line1News mengatakan perlombaan ini berlangsung selama dua hari dengan lokasi yang tersebar di delapan titik. Lokasi tersebut meliputi Oproom Setdakab, Masjid Agung Ruhama, SMP Negeri 1 Takengon, Gedung Olah Seni (GOS), Gedung Haji dan Umrah, Kantor Dinas Syariat Islam, Gedung Pendari, serta satu lokasi pendukung lainnya.

“Agar seluruh rangkaian perlombaan dapat berjalan efektif, tertib, dan tepat waktu,” ujar Muslim.

Saat membuka kegiatan, Wabup Muchsin Hasan menegaskan penguatan syariat Islam merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah yang telah dituangkan dalam visi dan misi Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik dan ekonomi, tetapi juga harus diimbangi dengan pembangunan karakter dan spiritual masyarakat, terutama generasi muda.

“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir generasi qurani yang memiliki akhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, serta mampu menjadi teladan di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Inilah salah satu ikhtiar kita mewujudkan Aceh Tengah yang islami, maju, sejahtera, dan berkeadilan,” kata Muchsin.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan perlombaan ini sebagai sarana belajar dan mengembangkan potensi, bukan semata-mata mengejar prestasi. “Semangat sportivitas, kejujuran, dan kecintaan terhadap ajaran Islam merupakan nilai utama yang harus tumbuh dari kegiatan tersebut,” ucap Wabup.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy