Lhokseumawe, Line1News – Ratusan personel TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa, yang rencananya akan digelar oleh mahasiswa Universitas Malikussaleh, di Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Senin siang, 21 September 2026.
Kabagops Polres Lhokseumawe, Kompol M. Abdhi Hendriyatna, mengatakan personel yang dikerahkan dalam aksi unjuk rasa ini sekitar 320 orang. Mereka terdiri dari Prajurit TNI Kodim 0103/Aceh Utara, personel Kepolisian Resort Lhokseumawe, dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Aceh.
Menurutnya, aksi tersebut digelar mahasiswa untuk menuntut kejelasan gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta program dari Wali Kota Lhokseumawe terkait bank sampah yang belum terealisasi.
Baca Juga: Lhokseumawe Terima Tambahan DAU: Kapan Cair Gaji Juli dan ke-13 PPPK? Ini Penjelasan BPKD
Pola pengamanan yang akan dilakukan yakni melakukan pengendalian massa, serta cara bertindak dalam kegiatan tersebut mengedepankan preemtif dan preventif. “Yaitu, kami menerima audiensi dari mahasiswa dan juga melayanani apa yang menjadi tuntutan mereka,” Kata Abdhi.
Pihaknya mengimbau masyarakat di seputaran Kantor Wali Kota Lhokseumawe, untuk menghindari lokasi aksi itu karena akan dilakukan penyekatan atau penutupan sementara. Selain itu, pegawai yang bekerja di kantor tersebut juga tidak bisa memasuki gedung karena telah dilakukan sterilisasi untuk pengamanan aksi.
Para personel TNI dan Polri diminta untuk menaati SOP yang telah ditetapkan, serta tidak melakukan kegiatan di luar dari perintah pimpinan.
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi unjuk rasa mahasiswa tersebut akan digelar pada pukul 12:30 waktu Aceh. Namun pantauan di lokasi hingga pukul 13:10, aksi tersebut belum berlangsung.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy