Kantongi Dukungan 21 DPC, Sayuti Abubakar Resmi Bidik Kursi Ketua Demokrat Aceh

Sayuti Abubakar mendaftar calon Ketua Demokrat Aceh
Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H., menyerahkan berkas pendaftaran sebagai bakal calon Ketua Partai Demokrat Aceh. Foto: Fakhrurrazi/Line1News

Banda Aceh, Line1News – Peta persaingan perebutan kursi nomor satu di DPD Partai Demokrat Aceh kian memanas. Wali Kota Lhokseumawe periode 2025–2030, Sayuti Abubakar, secara resmi menancapkan taringnya dalam kontestasi dengan mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Demokrat Aceh periode 2026–2031.

Prosesi penyerahan berkas tersebut berlangsung khidmat di Kantor DPD Partai Demokrat Aceh, Banda Aceh, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Kedatangan Sayuti disambut langsung oleh jajaran Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Aceh yang bertindak sebagai tim penjaringan.

“Ini dalam rangka untuk mendaftar sebagai bakal calon ketua Demokrat Provinsi Aceh. Jadi, bersama ini saya menyerahkan seluruh berkas-berkas yang dibutuhkan sebagaimana persyaratan sebagai bakal calon ketua,” ujar Sayuti Abubakar di hadapan awak media.

Show of Force: Didampingi Mayoritas Pemilik Suara

Langkah politik Sayuti tidak main-main. Pendaftaran ini menjadi ajang pembuktian kekuatan (show of force) karena ia mengklaim telah mengamankan modal politik yang sangat besar, yakni dukungan dari 21 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) kabupaten/kota di seluruh Aceh.

“Saya merasa sangat bangga hari ini hadir bersama 21 DPC yang memberi dukungan kepada saya,” ungkap Sayuti dengan nada optimis.

Dukungan tersebut bukan sekadar hitam di atas putih. Para pimpinan DPC tersebut turun langsung mengawal dan mendampingi Sayuti ke markas Demokrat Aceh untuk menunjukkan soliditas mereka.

“Untuk memastikan bahwa dukungan ini memang betul-betul sepenuhnya dari DPC, hari ini seluruh ketua DPC dan ada sebagian ketua yang diwakili sekretaris langsung mendampingi penyerahan berkas,” cetusnya menambahkan.

Ikhtiar Politik Kader 

Sebagai kader murni sekaligus kepala daerah aktif, Sayuti menegaskan bahwa keputusannya maju ke arena Musda merupakan tanggung jawab moral untuk membesarkan partai. Ia menyebut gerakan ini adalah sebuah kerja kolektif yang lahir dari aspirasi arus bawah.

“Untuk maju sebagai calon ketua Demokrat dan tentunya saya tidak bisa sendiri dan ini merupakan ikhtiar bersama seluruh ketua DPC yang memberikan semangat kepada saya dan memberikan dukungan sehingga saya maju sebagai bakal calon ketua Demokrat,” pungkasnya.

Persaingan Sengit Menuju Kursi Utama

Hingga berita ini diturunkan, tensi politik internal Demokrat Aceh dipastikan bakal sengit. Panitia penjaringan mengonfirmasi telah mengantongi dua berkas kandidat kuat untuk memimpin partai mercy tersebut selama lima tahun ke depan.

Sebelum Sayuti mendaftar, Anggota DPRA Nurdiansyah Alasta telah lebih dulu mencuri start dengan menyerahkan berkas pendaftarannya kepada panitia pada Senin (10/8/2026) kemarin.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy