Banda Aceh – Pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 6 Banda Aceh selama Ramadan dilakukan dengan skema berbeda. Kini, paket dibagikan dalam bentuk makanan kering dan diantar dua kali dalam sepekan.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mulya 3 Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Muhammad Akmal Mughayat mengatakan perubahan pola pembagian ini menyesuaikan waktu dalam bulan suci Ramadan.
“Kalau untuk Ramadan, pengantarannya dua kali dalam seminggu yaitu dalam tiga hari. Senin, untuk kebutuhan Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis, untuk Kamis hingga Sabtu,” kata Akmal, Senin, 23 Februari 2026.
Akmal menyebut selama Ramada MBG dibagikan dalam bentuk paket makanan kering. Namun, jika pada hari-hari biasa, makanan diberikan dalam bentuk menu basah serta disajikan dalam ompreng.
“Kita mengantarnya dalam menu kering. Kalau hari-hari biasa, kita menggunakan ompreng. Namun, karena sedang puasa, kita menggunakan menu kering,” katanya.
Akmal menjelaskan alasan pihaknya tidak menggunakan ompreng untuk wadah makanan lantaran menyesuaikan dengan kondisi bulan puasa dan efisiensi relawan di dapur.
“Kalau dipaksakan dengan ompreng, takutnya tidak cukup waktu di dapur, karena ada salat tarawih malamnya dan puasa di siangnya. Jadi, relawan juga diistirahatkan,” jelasnya.
Selain itu, penggunaan menu kering dipilih karena lebih tahan lama, yakni tiga hingga empat hari. Skema ini dinilai lebih efektif dibandingkan menu basah yang harus segera dikonsumsi.
Adapun menu MBG yang diberikan selama Ramadan di antaranya, kurma, roti, kacang tojin, dan telur rebus. Namun, menu-menu itu akan berubah menyesuaikan dengan bahan baku dari UMKM.
“Kita memilah agar tidak ada UMKM yang nakal, misalnya rotinya kecil atau berjamur. Kita prioritaskan bahan baku yang terbaik untuk menghindari kejadian seperti keracunan ataupun adanya hama dalam makanan,” ucap Akmal.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy