Hiburan

Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Intip Evolusi Musik Shakira dari ‘Waka Waka’ hingga ‘Dai Dai’

Shakira
Pesona Sang Ratu Piala Dunia: Potret terbaru Shakira yang siap mencetak sejarah baru lewat lagu tema resmi 'Dai Dai' pada pembukaan turnamen sepak bola terakbar, Kamis, 11 Juni 2026. Foto: Instagram/shakira

Meksiko – Shakira bukan sekadar diva yang merajai tangga lagu global, tetapi ia telah mengukuhkan posisinya sebagai ikon musik paling berpengaruh dalam sejarah Piala Dunia FIFA. Melalui perpaduan musik pop, ketukan Latin, dan ritme lintas budaya, penyanyi asal Kolombia ini sukses menyatukan miliaran pencinta sepak bola dari berbagai generasi.

Melansir media Meksiko N+, 9 Juni 2026, Shakira tercatat telah mengguncang panggung Piala Dunia empat kali. Berikut adalah perjalanan magis sang “Ratu Piala Dunia” dari masa ke masa:

Jerman 2006: Awal Mula Sihir ‘Hips Don’t Lie’

Langkah awal Shakira di panggung sepak bola terhebat sejagat dimulai di Jerman. Saat itu, ia sedang berada di puncak popularitas global berkat megahits ‘Hips Don’t Lie‘ hasil kolaborasi dengan Wyclef Jean. Meskipun lagu tersebut awalnya bukan digubah untuk Piala Dunia, FIFA secara khusus mengundangnya untuk tampil di upacara penutupan dengan membawakan versi spesial bertajuk ‘Hips Don’t Lie/Bamboo‘. Penampilan ikonik ini menjadi fondasi awal hubungan erat sang diva dengan dunia sepak bola.

Afrika Selatan 2010: Ledakan Sejarah ‘Waka Waka’

Empat tahun berselang, lahir sebuah mahakarya yang mengubah sejarah lagu tema olahraga selamanya: ‘Waka Waka (This Time for Africa)‘. Berkolaborasi dengan grup asal Afrika Selatan, Freshlyground, lagu resmi Piala Dunia 2010 ini mengawinkan musik pop dengan pengaruh ritme tradisional Afrika yang adiktif. Bersamaan dengan momen bersejarah Spanyol mengangkat trofi juara untuk pertama kalinya, ‘Waka Waka’ meledak menjadi fenomena global dan dinobatkan sebagai salah satu lagu tema olahraga terbaik sepanjang masa.

Brasil 2014: Energi Tak Padam di ‘La La La’

Gagal move on dari kesuksesan edisi sebelumnya, Shakira kembali dipercaya memeriahkan Piala Dunia 2014 di Brasil. Kali ini ia menggandeng musisi legendaris Brasil, Carlinhos Brown, lewat lagu ‘La La La (Brazil 2014)‘. Dengan formula andalannya—energi tinggi, tarian enerjik, dan peleburan instrumen internasional—Shakira kembali membakar semangat jutaan pasang mata saat tampil di upacara penutupan turnamen.

AS, Meksiko & Kanada 2026: Cetak Rekor Lewat ‘Dai Dai’

Menegaskan statusnya sebagai “Ratu Piala Dunia” sejati, Shakira kembali menggebrak turnamen edisi tiga negara tahun 2026 ini. Kali ini ia berkolaborasi dengan bintang afrobeat, Burna Boy, lewat lagu tema resmi bertajuk ‘Dai Dai‘. Video musik lagu ini bahkan telah menembus angka penayangan fantastis.

Berdasarkan laporan N+, Shakira dijadwalkan akan mengguncang Upacara Pembukaan di Stadion Azteca, Meksiko, pada Kamis, 11 Juni 2026 (atau Jumat dini hari/pagi WIB), sebelum laga pembuka antara Meksiko melawan rivalnya dimulai. Tidak hanya itu, ia juga dikonfirmasi akan memimpin pertunjukan paruh waktu (half-time show) megah pada laga final yang akan digelar di Amerika Serikat.

Prediksi Musisi Pendamping & Jadwal Siaran

Selain duet maut Shakira dan Burna Boy, upacara pembukaan berskala masif ini dirumorkan akan diramaikan oleh deretan musisi global lainnya demi mewakili keberagaman tiga negara tuan rumah. Nama-nama besar seperti ikon musik Meksiko, Peso Pluma, hingga megabintang pop AS seperti The Weeknd santer dikabarkan masuk dalam daftar pengisi acara rahasia FIFA.

Bagi pencinta sepak bola di Indonesia, kemeriahan upacara pembukaan dan aksi panggung Shakira ini diperkirakan dapat disaksikan secara live streaming melalui platform resmi FIFA+ maupun stasiun televisi pemegang hak siar resmi setempat.

Evolusi Sang Ratu

Jejak karier Shakira di Piala Dunia adalah cerminan transformasinya sebagai musisi dunia. Jika pada tahun 2006 ia datang sebagai bintang pop Latin yang baru mendobrak pasar global, pada tahun 2010 ia berevolusi menjadi pencipta lagu kebangsaan sepak bola, dan pada tahun 2014 namanya sudah tidak bisa dipisahkan dari sejarah kompetisi ini. Lewat musiknya, Shakira berhasil menyatukan perbedaan kultural dan mengabadikan namanya dalam emosi dan gairah sepak bola dunia.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy