Banda Aceh – Wakil Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh Tuanku Muhammad mengatakan untuk mengimbangi kondisi panasnya suhu di Kota Banda Aceh, salah satu solusinya dengan kembali menggalakkan semangat menanam pohon.
“Kita tidak bisa diam saja saat Kota Banda Aceh yang kita cintai ini semakin lama semakin terasa panasnya. Kita harus bergerak cepat bersama-sama melakukan langkah terbaik untuk memperbaiki perubahan iklim di Kota Banda Aceh yang di saat tertentu memuncak suhu panasnya. Salah satu langkah terbaik itu adalah kita kembali memperbanyak menanam pohon di lingkungan sekitar kita,” ujar Tuanku Muhammad dikutip dari Laman DPRK Banda Aceh, Rabu, 4 Juni 2025.
Pada Sabtu, 31 Mei 2025, Kota Banda Aceh kembali tercatat sebagai daerah dengan suhu tertinggi di Indonesia. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu maksimum di Banda Aceh tembus ke kisaran 36,4 derajat Celsius.
Suhu panas itu sudah terjadi berulang kali beberapa tahun terakhir ini. Karena itu, kata Muhammad, menanam pohon memberikan kontribusi besar dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan memperbaiki lingkungan hidup.
“Pohon bisa menyerap karbon dioksida, meningkatkan kualitas udara, mengatur suhu dan iklim lokal, menjaga keanekaragaman hayati dan mengurangi risiko bencana alam,” ujar Ketua Fraksi PKS tersebut.
Dia menekankan agar semangat menanam pohon di Kota Banda Aceh harus segera digalakkan. Jika tidak setiap tahunnya suhu panas di Banda Aceh akan selalu dirasakan, bahkan bisa menyebabkan bahaya bagi kondisi kesehatan.
“Semangat ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tapi sebagai warga semua kita juga harus ikut terlibat. Manfaatkan lahan yang kita miliki dengan menanam pohon, meskipun hanya satu pohon mungkin yang dapat kita tanam, tapi ingatlah itu sangat berarti bagi kita semua dan alam ini. Kita harus bersahabat dengan alam.”[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy