Titiek Puspa Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun, Ini Kisah Perjalanan Spiritualnya

Almarhumah Titiek Puspa
Almarhumah Titiek Puspa. Foto: Instagram.com @titiekpuspa_official

Jakarta – Musisi legendaris Indonesia, Titiek Puspa, 87 tahun, meninggal dunia pada Kamis sore, 10 April 2025, sekira pukul 16.25 WIB.

“Iya, eyang baru saja meninggal,” ujar manajer Titiek Puspa, Mia, Kamis, dilansir dari kompas.com.

Anak sulung Titiek Puspa, Petty Tunjungsari Murdago, mengungkap kondisi ibunya yang sebelumnya dirawat intensif di Rumah Sakit Medistra, Jakarta Selatan.

“Ya pada perjalanannya karena usia 87 tahun, kemudian banyak hal-hal yang kita tidak mengerti kenapa itu terjadi,” ujar Petty di Rumah Sakit Medistra, Kamis pagi.

Petty mengatakan, dua hari sebelum kejadian, kondisi kesehatan ibunya masih baik.

Pada 24 Maret, Titiek Puspa bahkan sempat menghadiri acara bersama anak-anak panti asuhan yang digelar oleh Musica Studios.

“Itu ceria, senang bersama anak yatim. Kemudian ada wawancara, Ibu Titiek tidak ada pelo sama sekali, bahasanya lancar. Itu tanggal 24 ya,” kata Petty.

Setelah acara tersebut, Titiek beristirahat pada 25 Maret. Lalu, keesokan harinya, kondisi Titiek menurun saat syuting.

Ia kemudian dibawa ke rumah sakit sekira pukul 20.00 WIB, setelah menyelesaikan syuting tiga episode program Lapor Pak! di stasiun televisi Trans 7.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan adanya pendarahan di otak bagian kiri.

“Nah itu memang termasuk yang serius karena Ibu Titiek usianya 87 tahun. Dan kami sendiri juga tidak mengerti kenapa terjadi perdarahan,” ucap Petty.

Titiek Puspa kemudian menjalani perawatan di rumah sakit selama 15 hari hingga meninggal dunia pada Kamis sore. Titiek Puspa akan dimakamkan di TPU Tanah Kusir.

Sosok Titiek Puspa

Titiek Puspa Lahir dengan nama Sudarwati di Tanjung, Kalimantan Selatan pada 1 November 1937. Ia kemudian berganti menjadi Kadarwati hingga akhirnya melekat dalam sejarah sebagai Titiek Puspa.

Ia bukan hanya penyanyi bersuara khas, melainkan juga pencipta lagu, aktris, penulis lirik, hingga ikon budaya yang menembus lintas generasi.

Melansir suara.com, perjalanan panjang Titiek Puspa sebagai seniman dimulai dari panggung sederhana di Semarang.

Titiek pertama kali mencuri perhatian publik lewat ajang pencarian bakat legendaris Bintang Radio. Ini kontes menyanyi yang kala itu menjadi gerbang emas bagi calon-calon penyanyi besar di Tanah Air.

Namun, Titiek juga memiliki kemampuan dalam dunia seni peran. Namanya semakin dikenal saat bergabung dengan grup operet Papiko, yang pada masanya sangat populer dan kerap menghiasi layar kaca TVRI kala itu.

Perjalanan spiritual Titiek Puspa juga tidak instan. Ia memeluk Islam sejak lahir. Namun, Titiek mengakui jika baru benar-benar menjalankan ibadah salat dengan sungguh-sungguh pada 1989, ketika usianya sudah matang dan kariernya berada di puncak kejayaan.

Titiek mulai benar-benar mengenal kedalaman ajaran agamanya setelah didorong perjalanannya ke Madinah, kota suci yang membuatnya merasa belum layak untuk menginjakkan kaki karena ia belum bisa menunaikan salat dengan baik.

Ia sempat menolak kesempatan itu, hingga akhirnya seorang teman memberinya sebuah video belajar salat, yang kemudian menjadi titik balik perjalanan spiritualnya.

Dari video sederhana itu, hatinya tersentuh. Ia belajar dengan sungguh-sungguh, mengulang gerakan dan doa-doa, hingga akhirnya mampu salat dengan benar.

Titiek mengakui menjalani pengalaman batin yang sangat unik, yang diceritakan sebuah momen yang tak dapat dijelaskan, namun cukup kuat untuk membuatnya semakin teguh dalam keyakinan Islam.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy