Wamenaker Noel Eks Jokowi Mania Terjaring OTT KPK Kasus Pemerasan K3

Wamenaker Noel
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer atau Noel. Foto: Humas Kemenaker

Jakarta – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel setelah operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan pemerasan.

Noel ditangkap di Jakarta pada Rabu malam, 20 Agustus 2025, terkait pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Noel diduga memeras sejumlah perusahaan dalam pengurusan sertifikasi K3.

KPK mengatakan pemerasan yang dilakukan Noel telah berlangsung lama. Nilai pemerasannya terhitung besar.

Setelah penangkapan tersebut, KPK hingga kini masih memeriksa Ketua Umum Relawan Jokowi Mania (JoMan) pada Pilpres 2019 itu.

Penyidik KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk memastikan status hukum mereka yang ditangkap dalam OTT tersebut. Rencananya, KPK akan mengumumkan status hukum Noel yang diduga hari ini.

“Konstruksi perkara dan kronologi kegiatan tangkap tangan ini akan disampaikan lengkap dalam konferensi pers, insya Allah besok (hari ini) siang,” ujar Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan Kamis malam, 21 Agustus 2025.

Selain Noel, KPK juga menangkap 14 orang lainnya. Di OTT tersebut, KPK menyita 22 kendaraan, terdiri atas 15 mobil dan 7 sepeda motor.

Puluhan kendaraan tersebut dipamerkan KPK di depan Gedung Merah Putih. Beberapa di antaranya Toyota Corolla Cross, Nissan GT-R, Palisade, Suzuki Jimny, Vespa Sprint S 150, Palisade hitam, dan Honda CRV.

KPK menyegel ruang K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. Namun, KPK belum menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai alasan penyegelan ruangan tersebut.

Latar Belakang Noel

Noel menjabat sebagai Wamenaker sejak Oktober 2024, sebagai bagian dari kabinet Presiden Prabowo Subianto-Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Selama menjabat, ia kerap melakukan sidak terhadap perusahaan yang menahan ijazah karyawan. Salah satu sidak yang paling disorot adalah saat ia berseteru dengan pemilik UD Sentosa Seal pada April 2025.

Sebelum masuk kabinet, perjalanan politik Noel sempat mengalami perubahan. Pada Pilpres 2024, dia sempat menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo dengan mendirikan kelompok Relawan Ganjar Pranowo Mania (GP Mania).

Namun, GP Mania kemudian menyatakan dukungannya kepada pasangan Prabowo-Gibran. Ia juga bergabung sebagai kader Gerindra hingga akhirnya kini menduduki kursi sebagai Wamenaker.

Prabowo sendiri disebut menyayangkan Noel bisa terjaring operasi senyap KPK. Sebab, Prabowo sudah berkali-kali memperingatkan jajaran Kabinet Merah Putih agar tidak melakukan korupsi.

“Tadi kan saya sudah menyampaikan bahwa, ya menyayangkan. Menyayangkan, di tengah sudah berkali-kali diingatkan,” ujar Mensesneg Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy