Aceh Utara – Sebanyak 220 kepala keluarga (KK) di Dusun Cot Calang, Gampong Riseh Tunong, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, masih terisolasi lantaran jembatan putus diterjang banjir bandang.
Keuchik Gampong Riseh Tunong, Abdurrahman, Sabtu, 20 Desember 2025, mengatakan banyak rumah warga hanyut dan rusak berat akibat banjir bandang pada akhir November lalu.
Menurut Abdurrahman, di Gampong Riseh Tunong dampak terparah dialami Dusun Lambayong yang memiliki 223 KK. “Yang hilang total hanyut rumah beserta tanah tapak rumah 17 unit,” ujarnya kepada wartawan di Posko Bencana Riseh Tunong.
“Kemudian, yang sebagian hilang [rumah rusak berat], kami hitung yang tidak bisa ditempati lagi sekitar 23 unit,” tambah Abdurrahman, di sela-sela menerima bantuan diserahkan Yayasan Srikandi Lhokseumawe di Posko Pengungsian Korban Banjir Gampong Riseh Tunong.
Abdurrahman menyebut masyarakat korban banjir bandang di Riseh Tunong menerima bantuan masa panik dari sejumlah relawan. “Alhamdulillah, sudah terkumpul [bantuan] dengan adanya rekan-rekan lembaga, swasta, personal, yang hadir ke sini. Kami ucapkan terima kasih”.
Sejumlah Ibu Hamil di Cot Calang
Abdurrahman mengungkapkan Dusun Cot Calang Gampong Riseh Tunong hingga kini masih terisolasi. Dia berharap Pemkab Aceh Utara dan Pemerintah Aceh segera membuka akses ke Cot Calang yang telah terputus.
“Kepada pemerintah daerah kabupaten dan provinsi, untuk tanggap darurat menyangkut akses jalan yang terputus ke Dusun Cot Calang, ada 220 KK. Satu-satunya akses ke sana lewat Dusun Lambayong putus total, dua jembatan hilang,” ungkap Abdurrahman.
“Jadi, harapan untuk [dibangun kembali] infrastruktur walaupun bukan secara permanen, kalau bisa sebagai tanggap darurat kita percepat”.
Abdurrahman melanjutkan, “Ini orang sakit [ibu hamil] saja di sana mau melahirkan ada empat orang. Dua hari lalu ada yang melahirkan tanpa pertolongan dari medis”.
“Jadi, di sana akses kesehatan sangat minim, malah tidak ada posko kesehatan dan tidak ada relawan yang khusus menetap di dusun yang terisolir,” pungkas Abdurrahman.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy