Banda Aceh – Pesawat Garuda Indonesia yang membawa 393 jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) BTJ-01 Aceh tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, setelah terbang sekitar 7,5 jam.
“Alhamdulillah, seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan baik,” kata Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Azhari, mengutip informasi dari Ketua Kloter BTJ-01 Muhammad Nasir, dilansir laman Kanwil Kemenag Aceh, Minggu, 18 Mei 2025.
Setelah tiba di Jeddah, kata Azhari, jemaah berangkat menuju Makkah. Seluruh jemaah akan melaksanakan ibadah umrah di Masjidi Haram, di antaranya tawaf, sa’i, dan rangkaian ibadah lainnya.
Jemaah kloter pertama berasal dari Banda Aceh dengan rincian 166 laki-laki dan 227 perempuan. Jemaah tertua di kloter ini Rasimah berusia 89 tahun asal Geucee Kayee Jato, dan jemaah termuda Shaqila Salvadora (20) asal Lamlagang.
Para jemaah BTJ-01 menempati penginapan di sektor 9 wilayah Misfalah.
Lihat juga: [Foto] Kloter Pertama Jemaah Haji Aceh Berangkat ke Tanah Suci
Sebelumnya, pesawat Garuda Indonesia yang membawa jemaah kloter 1 lepas landas di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, Minggu (18/5), sekitar pukul 07.31 waktu Aceh.
Gunakan Kursi Roda
Sementara itu, 21 jemaah Embarkasi Haji Kloter 2 (BTJ-02) Aceh menggunakan kursi roda menuju Tanah Suci. Para jemaah ini bagian dari 386 jemaah Kloter 2 Aceh (selain petugas) yang masuk Asrama Haji Banda Aceh, Ahad pagi, 18 Mei 2025.
Kloter 2 terdiri dari 159 jemaah laki-laki dan 227 jemaah perempuan. Berdasarkan kabupaten kota, sebanyak 188 jemaah dari Aceh Timur, 77 dari Banda Aceh, 54 dari Pidie, 51 dari Aceh Jaya, dan 16 dari Aceh Utara. Plus 7 orang petugas yang mendampingi jemaah Kloter 2.
“Jemaah yang butuh penanganan khusus ada 6 orang. Sedangkan jemaah yang membawa kursi roda ada 21 orang,” kata Azhari yang juga Kakanwil Kemenag Aceh.
Rincian jemaah yang membawa kursi roda, 18 dari Aceh Timur, 1 dari Aceh Utara, 1 orang dari Aceh Jaya, dan 1 dari Banda Aceh.
Jemaah termuda untuk kloter 2 atas nama Muhammad Fadhil berumur 20 tahun asal Aceh Timur. Jemaah tertua Muhammad Ibrahim berusia 89 tahun asal Pidie.
Kloter 2 diisi 393 jemaah, dari Aceh Timur (188), Banda Aceh (77), Pidie (54), Aceh Jaya (51), Aceh Utara (16), serta PPIH kloter (4 petugas), dan PHD (3 petugas).
Kloter 2 akan terbang ke Tanah Suci dengan pesawat GIA2102 dari Bandara SIM, Senin, 19 Mei, sekitar pukul 09.25 waktu Aceh.
Di Mekah, kloter ini menempati Hotel Awqaf Al Mufti/Almasfalah (nomor 908), Sektor 9, Wilayah Misfalah.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy