Banda Aceh, Line1News – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem, memberikan ucapan selamat yang hangat atas pelantikan Teuku Rahmatsyah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh yang baru. Langkah ini dinilai membawa angin segar bagi penegakan hukum yang berkeadilan di Tanah Rencong.
“Beliau mendapat amanah yang mulia sebagai penegak hukum. Mari kita sama-sama membangun Aceh,” kata Mualem melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, Rabu, 12 Agustus 2026. Mualem meyakini, di bawah nakhoda Rahmatsyah, iklim hukum di Serambi Mekah akan berjalan jauh lebih baik.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, bersama 33 pejabat eselon II lainnya di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung). Agenda khidmat tersebut berlangsung di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Selasa (11/8/2026) kemarin.
Momen Pulang Kampung sang Putra Daerah
Bagi masyarakat Aceh, Teuku Rahmatsyah bukanlah sosok yang asing. Penugasan ini menjadi momen penting sekaligus penanda “pulang kampung” bagi pria kelahiran 31 Maret 1973 tersebut. Sebagai alumnus Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, ia kini kembali ke tanah kelahiran dengan pundak yang siap mengabdi demi keadilan lokal.
Baca Juga: Pulang Kampung, Putra Asli Aceh Teuku Rahmatsyah Ditunjuk Sebagai Kajati Aceh
Sebelum meraih posisi puncak di Kejati Aceh, jejak pengabdian Rahmatsyah terbentang luas dari barat hingga timur Indonesia. Jabatan terakhirnya adalah Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Lampung sejak Mei 2026, yang sebelumnya didahului dengan peran serupa sebagai Wakajati Nusa Tenggara Timur (NTT). Karirnya di internal Kejati Aceh juga sangat matang, ia pernah mengemban tugas sebagai Kepala Bagian Tata Usaha hingga posisi strategis sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus).
Kini, Rahmatsyah resmi menggantikan Yudi Triadi, yang mendapatkan promosi baru di Jakarta sebagai Kepala Pusat Manajemen, Penelusuran dan Perampasan Aset pada Badan Pemulihan Aset Kejagung.
Apresiasi untuk Sinergi Masa Lalu dan Harapan Baru
Pemerintah Aceh tidak lupa menyisipkan rasa terima kasih kepada Yudi Triadi atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Korps Adhyaksa di Aceh.
“Pak Yudi sangat baik dalam mengabdikan diri sebagai penegak hukum. Beliau juga telah membangun komunikasi yang bagus dengan Pemerintah Aceh, sehingga Pemerintah Aceh sangat berterima kasih,” ujar Nurlis.
Kini, harapan besar ditaruh pada kearifan lokal yang melekat dalam diri Rahmatsyah. Kehadirannya sebagai putra daerah dinilai akan memberikan sentuhan warna tersendiri yang selaras dengan nilai-nilai masyarakat Aceh.
Di sisi lain, Gubernur Mualem juga menyambut baik instruksi khusus dari Jaksa Agung ST Burhanuddin kepada para Kajati baru. Jaksa Agung meminta jajarannya di daerah untuk membangun sinergi yang solid bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menjaga stabilitas wilayah.
“Pemerintah Aceh menyambut baik sinergi tersebut,” pungkas Nurlis menyampaikan komitmen dari pihak pemerintah daerah.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy