Wagub Minta Pemerintah Pusat Percepat Bantuan Pemulihan Pascabencana Aceh

Wagub Fadhlullah foto bersama pimpinan MPR RI
Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah saat menerima kunjungan kerja pimpinan MPR RI di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 10 Februari 2026.. Foto: Fakhrurrazi/Line1.News

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta pemerintah pusat mempercepat penyaluran berbagai bantuan dan program pemulihan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Aceh.

Permintaan itu disampaikan Fadhlullah saat menerima kunjungan pimpinan dan anggota MPR RI di Kantor Gubernur Aceh, Selasa, 10 Februari 2026.

Fadhlullah mengatakan bencana yang melanda akhir November 2025 lalu telah berlangsung lebih dari dua bulan, dan pemerintah terus melakukan penanganan yang maksimal untuk memulihkan kondisi Aceh.

Baca juga: Ke Aceh, MPR Bantu Ribuan Paket Sembako-Peralatan Ibadah untuk 8 Kabupaten Terdampak Bencana

Menurutnya, saat ini tercatat 17 ribu kepala keluarga atau 69 ribu jiwa masih mengungsi. Meskipun jumlahnya terus berkurang karena sebagian memilih kembali ke rumah atau menempati hunian sementara.

“Kami harap dana bantuan dari Kemensos dipercepat, di antaranya jadup bagi yang tinggal di huntara, dana perabotan, dan dana pemulihan ekonomi,” kata Fadhlullah.

Baca juga: Warga Terdampak Bencana di Aceh Bakal Dapat Bantuan Daging Meugang

Fadhlullah menekankan perlunya percepatan penanganan di sektor lain, termasuk sawah dan kebun warga. Dia juga meminta bantuan 1.455 ekor sapi meugang yang dijanjikan Presiden Prabowo segera direalisasikan.

“Harapan kami bisa secepat mungkin, kalau bisa sebelum meugang puasa,” ujar Fadhlullah.

JKA Dialihkan ke APBN

Fadhlullah juga mendesak agar iuran BPJS Kesehatan bagi 500 ribu warga Aceh yang selama ini ditanggung Pemerintah Aceh melalui program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) dapat dialihkan pembiayaannya ke APBN melalui skema PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan), mengingat Aceh tengah fokus pada penanganan bencana.

“Kami harap dengan kedatangan bapak-bapak dari MPR RI segala hal yang dibutuhkan Aceh bisa lebih cepat,” ucap Fadhlullah.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy