Lhokseumawe – Pemko Lhokseumawe menggunakan dana bantuan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Rp500 juta untuk pengadaan logistik darurat pascabanjir. Adapun total dana bantuan Pemprov DKI Jakarta telah diterima Pemko Lhokseumawe Rp3 miliar.
Dilihat Line1.News, Kamis, 12 Februari 2026, dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Sekretariat Daerah (Setda) Lhokseumawe tahun anggaran 2026, terdapat satu paket: ‘Belanja Pengadaan Kebutuhan Logistik Darurat Pasca Banjir Kota Lhokseumawe Bantuan Pemerintah DKI Jakarta’.
Paket pengadaan barang kode RUP 65265830 itu total pagu Rp500 juta, terbagi dalam 9 MAK (Mata Anggaran Keluaran/Akun Belanja) dengan nilai bervariasi, mulai Rp15 juta hingga Rp150 juta.
Uraian pekerjaan: selimut; pampers; mie instant Indomie ayam bawang; susu bayi; makanan bayi; kain sarung; botol susu bayi; mie instan soto.
Menggunakan metode e-Purchasing, jadwal pemilihan penyedia paket tersebut pada Februari 2026.
“Masih berproses,” kata Sekda Lhokseumawe, A. Haris via pesan singkat usai mengecek data, menjawab Line1.News, Kamis sore, 12 Februari 2026, apakah sudah selesai dilaksanakan pemilihan penyedia paket itu? Jika sudah selesai pemilihan penyedia, apakah paket tersebut sudah mulai direalisasikan?
Haris juga menyampaikan bahwa bantuan Presiden/Menteri Keuangan/Pemprov DKI, dan pemprov/pemkab/kota lainnya yang telah diterima Pemko Lhokseumawe dikirim melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD).
Adapun bantuan masyarakat lainnya, lanjut Haris, dikirim melalui Rekening Posko Bencana di Bagian Kesra Setda Lhokseumawe.
“Untuk rinciannya lebih jelasnya bisa dikonfirmasi dengan Dinas PUPR/BPKD,” ujar Haris.
Paket di BPBD
Sementara itu, dari puluhan paket penyedia yang sudah diumumkan dalam RUP Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lhokseumawe tahun anggaran 2026, dilihat Line1.News menjelang siang, Jumat, 13 Februari 2026, terdapat satu paket: ‘Belanja Barang Logistik Korban Bencana’.
Paket pengadaan barang kode RUP 65554052 itu pagu Rp100 juta bersumber dari APBD, terbagi 2 MAK dengan nilai Rp46 juta dan Rp54 juta.
Spesifikasi pekerjaan paket tersebut: kebutuhan pangan; kebutuhan nonpangan.
Paket tersebut juga dengan metode e-Purchasing, dan jadwal pemilihan penyedia pada Februari 2026.
Baca juga: Lhokseumawe Terima Bantuan Bencana Rp9,7 Miliar, Ini Rinciannya
Sebelumnya, Pemko Lhokseumawe mengumumkan pemerintah kota ini telah menerima dana bantuan penanggulangan bencana dari berbagai pihak total Rp9.746.818.725.
Bantuan tersebut berasal dari Presiden RI, pemerintah provinsi dan kabupaten di Indonesia, masyarakat, hingga perusahaan.
“Alhamdulillah, ini adalah wujud kepedulian dan solidaritas bersama. Bantuan ini akan kita kelola secara transparan dan tepat sasaran untuk pemulihan infrastruktur serta pemulihan kondisi masyarakat,” ujar Wali Kota Lhokseumawe, Sayuti Abubakar, Selasa, 27 Januari 2026, dikutip dari laman Pemko Lhokseumawe.
Menurut Sayuti, dana tersebut direncanakan untuk berbagai kegiatan pemulihan pascabencana, seperti pembangunan jembatan sementara dan akses jalan darurat, serta normalisasi sungai, saluran pembuang, dan drainase di sejumlah gampong rawan banjir.
Selain itu, penanganan lereng longsor dan kawasan rawan bencana, pemeliharaan dan rehabilitasi infrastruktur pascabencana, program trauma healing bagi masyarakat terdampak, normalisasi dan rehab pintu air Waduk/Reservoir Pusong, pemeliharaan saluran sekunder, pemberdayaan PAUD pascabencana untuk mendukung pemulihan sosial dan psikologis anak-anak, serta program pemulihan lainnya.
Berikut rincian sumber bantuan yang diterima Pemko Lhokseumawe:
Presiden RI Rp4 miliar
Pemprov DKI Jakarta Rp3 miliar
Pemkab Lahat, Sumsel Rp200 juta
Bantuan Hidrometeorologi Provinsi Aceh Rp494.408.725 (Rp324.086.336 + Rp170.322.389)
Donasi Masyarakat Surabaya Rp1,5 miliar
Donasi Masyarakat Lahat Rp100 juta
BAZNAS Tangerang Selatan Rp350 juta
PT EJJV Engineering Indonesia Rp100 juta
Donasi lainnya dari masyarakat Rp2.410.000.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy