Aceh Utara, Line1News — Laga panas nan dramatis tersaji dalam ajang Turnamen Sepak Bola Antar-Kecamatan Piala Bupati Aceh Utara 2026 di Lapangan Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Sabtu sore, 8 Agustus 2026. Skuad Simpang Kramat sukses meredam perlawanan tim bertabur bintang Muara Batu lewat adu penalti dengan skor total 5(1) – (1)3, setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, tim Muara Batu yang ditukangi pelatih Husaini Apabit langsung mengambil inisiatif serangan. Mengandalkan deretan pemain pilar seperti Isan Aiyub, Rahmad Kopral, Rahmad Angga, Rahmad Arun, hingga Kobar Syahbuddin, Muara Batu terus mengurung pertahanan lawan. Di sisi lain, Simpang Kramat memilih bermain disiplin dan mengandalkan skema counter-attack mematikan.
Strategi catenaccio dan serangan balik cepat Simpang Kramat terbukti berbuah manis pada menit ke-18. Berawal dari skema transisi cepat di lini tengah, sang kapten Haris Munawar mengirimkan umpan terukur kepada Irwandi Makalele. Makalele dengan cerdik meneruskan bola ke Uriansyah Pom, yang langsung melepaskan tembakan spektakuler merobek jala gawang Muara Batu. Skor 1-0 untuk Simpang Kramat bertahan hingga jeda turun minum.
Memasuki babak kedua, Muara Batu menaikkan intensitas gempuran untuk mengejar ketertinggalan. Namun, rapatnya barikade pertahanan Simpang Kramat yang dikomandani kuartet Faizal, Ari, Fauzi, dan Riski—serta aksi impresif kiper Raja Husen di bawah mistar—sempat membuat frustrasi lini depan Muara Batu.
Gelombang serangan Muara Batu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-13 babak kedua. Memanfaatkan celah clearance yang kurang sempurna dari lini belakang Simpang Kramat, Rahmad Arun berhasil menyambar bola liar dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Di pinggir lapangan, duet pelatih Simpang Kramat, Ridwan dan Wandi, terus membakar semangat anak asuhnya untuk tetap fokus dan menjaga kedisiplinan taktik. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 1-1 tidak berubah dan laga harus diselesaikan melalui drama adu penalti.
Momen Krusial Adu Penalti
Dalam babak penentuan dari titik putih, lima eksekutor Simpang Kramat tampil dingin tanpa cela. Haris Munawar, Isan Cina, Jalul, Fauzi, dan Fadil semuanya sukses menuntaskan tugas dengan melesakkan bola ke dalam gawang.
Kepahlawanan kiper Raja Husen kembali teruji usai berhasil memblok sepakan penalti eksekutor Muara Batu, Isan Aiyub. Meski tiga penendang Muara Batu lainnya—Angga, Zuljalli, dan Kobar—sukses menjalankan tugasnya, keunggulan tetap milik Simpang Kramat.
Kemenangan 5-3 di babak adu penalti ini memastikan Simpang Kramat keluar sebagai pemenang dalam duel sengit nan penuh tensi tersebut.
Kelanjutan Turnamen 2025
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disporapar) Aceh Utara, Zulkifli, mengatakan Turnamen Antar-Kecamatan Piala Bupati-Wakil Bupati Aceh Utara Tahun 2026 ini kelanjutan dari kejuaraan 2025 lalu.
“Turnamen memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Aceh Utara 2026 ini kelanjutan dari turnamen 2025 yang tertunda akibat banjir bandang melanda Aceh Utara pada akhir November. Turnamen 2026 ini diikuti klub dari 20 kecamatan,” kata Zulkifli yang juga ketua panitia kejuaraan ini saat dihubungi Line1News pada Sabtu malam (8/8).
Zulkifli menyampaikan turnamen ini telah dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa) pada 2 Agustus 2026 lalu di Lapangan Matang Drien, Kecamatan Tanah Jambo Aye sebagai wilayah timur Kabupaten Aceh Utara. Setelah itu, pertandingan digelar di wilayah tengah di Lapangan Simpang Mulieng, Kecamatan Syamtalira Aron.
“Lalu, lanjut di Lapangan Krueng Mane sampai partai final nanti. Kita rencanakan laga grand final digelar pada malam hari, 14 Agustus nanti,” ujar Zulkifli.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy