Genosida Gaza: 39 Ribu Lebih Warga Palestina Meninggal Dunia Sejak 7 Oktober

Keluarga anak-anak Palestina yang kehilangan nyawa setelah serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat berduka saat jenazah dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza pada 10 Agustus 2024. Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency
Keluarga anak-anak Palestina yang kehilangan nyawa setelah serangan Israel di kamp pengungsi Nuseirat berduka saat jenazah dibawa ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza pada 10 Agustus 2024. Foto: Ashraf Amra/Anadolu Agency

Gaza – Hingga Sabtu, 10 Agustus 2024, atau terhitung 309 hari sejak serangan Israel ke jalur Gaza pada 7 Oktober 2023, sebanyak 39.790 warga Palestina meninggal dunia.

Mengutip data Middle East Monitor, ada juga 91.702 warga Palestina yang terluka dan 11 ribu orang dinyatakan hilang.

Menurut angka yang dirilis Biro Pusat Statistik Palestina pada Minggu, 11 Agustus 2024, Israel telah membunuh sekitar 1,8 persen penduduk Gaza sejak 7 Oktober. Dan sekitar 24 persen dari jumlah itu adalah kaum muda.

Teranyar, pesawat tempur Israel membunuh lebih dari 100 warga Palestina yang sedang salat Subuh di Sekolah Al-Taba’een di lingkungan Al-Daraj di Kota Gaza, pada Sabtu, 10 Agustus.

Lebih dari 10 bulan sejak serangan Israel, sebagian besar wilayah Gaza masih hancur di tengah blokade yang melumpuhkan. Israel tidak mengizinkan makanan, air bersih, dan obat-obatan masuk ke Gaza.

International Court Of Justice (IJC) atau Mahkamah Internasional di Belanda menuduh Israel melakukan genosida. ICJ juga memerintahkan Israel segera menghentikan operasi militernya di selatan Rafah, tempat lebih dari 1 juta warga Palestina mencari perlindungan dari perang sebelum diserang pada 6 Mei.[]

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy