Abdya Butuh Benih Padi Sebanyak Ini per Musim Tanam

Kepala Distanpan Abdya Hendri Yadi
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Aceh Barat Daya Hendri Yadi. Foto: Istimewa

Blangpidie – Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpan) Aceh Barat Daya (Abdya), Hendri Yadi mengatakan kabupaten ini membutuhkan benih padi per sekali Musim Tanam (MT) sebanyak 178 ton lebih.

Di Kabupaten Abdya ada dua MT, yaitu MT Gadu dan MT Rendengan, dengan luas lahan per MT 7.150 hektare (Ha). “Jadi, dalam setahun lahan yang ditanami padi seluas 14.500 Ha,” kata Hendri, belum lama ini, dikutip dari laman Pemkab Abdya pada Minggu, 7 September 2025.

Hendri menyebut hasil kerja tahun pertama pemerintahan Safaruddin-Zaman Akli di bidang pertanian mulai menampaki hasil. Selain alat pertanian, 25 ton bibit padi berhasil di bawa pulang ke Abdya.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 ton bantuan bibit padi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) sudah tiba di Abdya dan sebagian telah disalurkan kepada petani melalui kelompok tani.

Menurut Hendri, dari jumlah 25 ton bantuan dari pemerintah pusat yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebanyak 10 ton sudah tiba di Abdya.

“Alhamdulillah, 10 ton benih padi sumber APBN sudah tiba di Abdya. Benih ini merupakan hasil lobi Pak Bupati ke ke Kementan bulan lalu,” kata Hendri.

Hendri menjelaskan benih padi bantuan yang dikirim ke Abdya tersebut jenis Inpari 32 dan Ciherang. Benih ini, ada yang sudah disalurkan ada juga yang sedang menunggu giliran.

“Benih yang 10 ton itu sudah kita salurkan kepada petani yang sedang mengolah tanah. Sementara sisanya nanti akan kita salurkan dipertengahan September ini,” tuturnya.

Penyaluran benih padi bantuan ini melalui kelompok tani masing-masing sesuai dengan calon petani dan calon lokasi (CPCL) yang sudah dikirim ke kementerian.

Hendri menyebut selain bantuan dari Kementan RI, Pemkab Abdya juga menerima bantuan bibit padi dari Pokir anggota DPR RI sebanyak 3.7 ton yang penyalurannya pada MT Rendengan yang akan dimulai pada September 2025 ini.

Dia meminta agar pada MT Rendengan ini para petani yang sudah siap panen segera mengolah atau membajak sawahnya untuk mengejar luas tambah tanam (LTT) Abdya tahun 2025.

“Jika MT Rendengan ini kita laksanakan pada September ini, maka prediksi panen akan berlangsung di bulan Desember. Kami yakin, dengan semangat petani kita, target tanam dan panen akan tercapai,” ucapnya.[]

 

Komentar

Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy