Lhokseumawe – Dari total dana bantuan Pemprov DKI Jakarta Rp3 miliar diterima Pemko Lhokseumawe untuk penanganan pascabanjir, Rp500 juta dialokasikan untuk pengadaan logistik.
Pengadaan logistik itu berdasarkan data dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Sekretariat Daerah (Setda) Lhokseumawe tahun anggaran 2026. Yakni ada paket: Belanja Pengadaan Kebutuhan Logistik Darurat Pasca Banjir Kota Lhokseumawe Bantuan Pemerintah DKI Jakarta dengan pagu Rp500 juta.
Selain itu, bantuan keuangan yang masuk ke Rekening Posko Banjir Kota Lhokseumawe disebutkan senilai Rp452 juta.
Line1.News pada Selasa, 10 Maret 2026, meng-update konfirmasi dengan mengirimkan pertanyaan via pesan WhatsApp pada pukul 13.51 waktu Aceh kepada Kabag Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lhokseumawe, Muhammad Rahmat.
Adapun pertanyaan tersebut: 1. Apakah sudah dilakukan pemilihan penyedia untuk paket pada Setda Lhokseumawe: Pengadaan Kebutuhan Logistik Darurat Pascabanjir Kota Lhokseumawe Bantuan Pemerintah DKI Jakarta, total pagu Rp500 juta? Jika sudah, apa nama perusahaan penyedia paket tersebut? Dan apakah penyedia tersebut sudah mulai merealisasikan pengadaan barang untuk kebutuhan balita korban bencana?
2. Dari total bantuan keuangan yang masuk ke Rekening Posko Banjir Kota Lhokseumawe Rp452 juta, penggunaannya selain yang sudah direncanakan Rp20 juta untuk trauma healing, yang lain dialokasikan untuk kegiatan apa saja? Apakah juga mulai direalisasikan, atau belum?
Line1.News kemudian mengirimkan pertanyaan yang sama via WhatsApp pada pukul 15.37 kepada Sekda Lhokseumawe, A. Haris.
Namun, hingga Selasa malam (10/3), pukul 23.00, Kabag Kesra dan Sekda Lhokseumawe belum merespons. Keduanya hanya membaca pertanyaan tersebut.
Baca: Pemko Lhokseumawe Belum Realisasikan Logistik Bantuan DKI Rp500 Juta dan Donasi Rp452 Juta, Mengapa?
Sebelumnya diberitakan, hingga akhir Februari 2026, Pemko Lhokseumawe belum merealisasikan paket pengadaan logistik pascabanjir bantuan Pemprov DKI Jakarta. Padahal, paket total pagu Rp500 juta itu sudah diumumkan dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) pada 8 Februari 2026.
Pemko Lhokseumawe juga belum mengeksekusi dana bantuan donatur yang masuk ke Rekening Posko Bencana Banjir Kota Lhokseumawe Rp452 juta.
Kabag Keistimewaan Aceh dan Kesra Setda Lhokseumawe, Muhammad Rahmat, menjawab Line1.News via pesan singkat, Jumat sore, 27 Februari 2026, mengatakan, “Bantuan dari Pemprov DKI masih dalam proses. Baru selesai input SIRUP. Karena harus mengikuti mekanisme PBJ [Pengadaan Barang/Jasa] reguler”.
Sebelumnya, saat dikonfirmasi pada Kamis, 19 Februari 2026, Rahmat mengatakan, “Bantuan Rp500 juta dari Pemprov DKI Jakarta. Bantuan [tersebut] masuk ke APBK dan belum dieksekusi karena dalam tahap mekanisme PBJ daerah. Dana sudah diatur peruntukannya dalam bentuk barang kebutuhan balita korban bencana”.
‘Belum Ada Arahan’
Line1.News juga mengirimkan pertanyaan kepada Rahmat, Jumat sore (27/2): Dari total bantuan keuangan yang masuk ke Rekening Posko Banjir Kota Lhokseumawe Rp452 juta, penggunaannya selain yang sudah direncanakan Rp20 juta untuk trauma healing, yang lain dialokasikan untuk kegiatan apa saja? Apakah mulai direalisasikan, atau belum?
“Untuk dana donatur di rekening posko, belum ada arahan spesifik,” ucap Rahmat.
Sebelumnya, menjawab Line1.News pada Kamis (19/2), Rahmat mengatakan dana bantuan yang masuk ke Rekening Posko Bencana Rp452 juta.
“[Dari dana tersebut] Yang sudah direncanakan Rp20 juta untuk trauma healing. Yang lain [Rp432 juta] menunggu pertimbangan dinas teknis dan arahan pimpinan untuk digunakan bagi kegiatan yang berkenaan dengan bencana,” ujar Rahmat.
Diketahui, Wali Kota Lhokseumawe Sayuti Abubakar mengusung slogan: “Keurija Bagah (Kerja Cepat)”.
Baca juga: Inilah 6 OPD Lhokseumawe Penerima Dana Bantuan Penanganan Bencana, Terbanyak PUPR
Pemko Lhokseumawe mengalokasikan dana bantuan dari berbagai pihak total Rp9,7 miliar lebih untuk penanganan dampak bencana pada 6 organisasi perangkat daerah (OPD).
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Lhokseumawe, Teguh Heriyanto, menjawab Line1.News, Rabu, 18 Februari 2026, mengatakan dari total Rp9,7 miliar lebih dana bantuan berbagai pihak tersebut, masuk ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Rp9,2 M lebih. Sisanya sekitar Rp500 juta, menurutnya, masuk ke Rekening Posko Bencana/Musibah Banjir Kota Lhokseumawe.
Teguh merincikan dana bantuan masuk ke RKUD Pemko Lhokseumawe Rp9,2 M lebih, OPD penerimanya [dialokasikan untuk kegiatan pada]: Dinas PUPR Rp7,5 M; BPBD Rp650 juta; Setda (Bagian Kesra) Rp500 juta; Disperindagkop-UKM Rp500 juta, Badan PP [Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana/DP3AP2KB, red] Rp100 juta; dan Dinas P & K Rp44 juta.
“Sementara yang [nilainya sekitar] Rp500 juta lagi itu masuk ke Rekening Posko Musibah Banjir,” kata Teguh melalui pesan singkat.
Baca juga: Cek Rincian Paket PUPR Lhokseumawe untuk Penanganan Bencana, SB: Ada yang Sudah Direalisasikan
Namun, Teguh tidak mengetahui nama OPD penerima dana sekitar Rp500 juta tersebut. “Karena itu mekanisme tidak melalui APBK”.
Rp452 Juta Masuk Rekening Posko Bencana
Kabag Keistimewaan Aceh dan Kesra Setda Lhokseumawe, Muhammad Rahmat, menjawab Line1.News, Kamis, 19 Februari 2026, mengatakan dana bantuan yang masuk ke Rekening Posko Bencana Rp452 juta.
“[Dari dana tersebut] Yang sudah direncanakan Rp20 juta untuk trauma healing. Yang lain [Rp432 juta] menunggu pertimbangan dinas teknis dan arahan pimpinan untuk digunakan bagi kegiatan yang berkenaan dengan bencana,” ujar Rahmat via pesan singkat.
Baca juga: Lhokseumawe Terima Bantuan Bencana Rp9,7 Miliar, Ini Rinciannya
Berikut rincian sumber bantuan yang diterima Pemko Lhokseumawe Rp9,7 M lebih untuk penanganan bencana:
– Presiden RI Rp4 miliar
– Pemprov DKI Jakarta Rp3 miliar
– Pemkab Lahat, Sumsel Rp200 juta
– Bantuan Hidrometeorologi Provinsi Aceh Rp494.408.725
– Donasi Masyarakat Surabaya Rp1,5 miliar
– Donasi Masyarakat Lahat Rp100 juta
– BAZNAS Tangerang Selatan Rp350 juta
– PT EJJV Engineering Indonesia Rp100 juta
– Donasi lainnya dari masyarakat Rp2.410.000.[]


Komentar
Tanggapilah dengan bijak dan bertanggung jawab. Setiap tanggapan komentar di luar tanggung jawab redaksi. Privacy Policy